Walikota Ternate Nyatakan Sikap Tolak UU Omnibus Law

0
76
Walikota Ternate, Burhan Abdurahman saat sampaikan sikap tolak Undang-Undang Omnibus Law.

TERNATE, pilarmalut.id – Walikota Ternate, Burhan Abdurahman, akhirnya menyimbangi ribuan mahasiswa yang melakukan aksi penolakan Undang-Undang Omnibus Law (Cipta Kerja), di depan kediaman Gubernur Malut, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ternate Tengah, Selasa (13/10/2020).

Dihadapan ribuan mahasiswa, Walikota Burhan Abdurahman secara terbuka menyampaikan sikap menolak Undang-Undang Cipta Kerja  yang telah di sahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

“Saya (walikota) dan Sekda bersama ketua DPRD menyampaikan menolak Undang-Undang yang menyengsarakan rakyat,” tegas Walikota Ternate Burhan Abdurahman di saksikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut), Samsudin A Kadir bersama Ketua DPRD Malut, Kuntu Daud.

Walikota usai menyampaikan sikap tolak UU Cipataker, suara kegembiraan mahasiaswapun pecah setelah mendengar sikap terbuka Walikota Ternate. “Hidup Rakyat, Hidup rakyat,” teriak ribuah mahasiswa.

Sebelum menyatakan sikap menolak UU Ciptaker, Walikota Ternate berharap mahasiswa melakukan aksi dengan damai, sebab mahasiswa merupakan kaum intelektual.

Baca Juga : Ribuan Mahasiswa Desak Gubernur Malut dan Walikota Ternate Tolak UU Ciptaker

“Mahasiswa juga tidak ingin seperti ini terjadi, maka dari itu kita punya pikiran yang sama, punya cara berfikir yang sama karena kita kaum intelek. Maka dari itu Saya dan Sekda bersama ketua DPRD Kota Ternate menolak Undang-Undang yang menyengsarakan rakyat,” cetusnya.

Dilain sisi, amatan wartawan, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Termate memadati pusat kota Ternate yang tersebar di tiga titik yakni di depan Kantor Walikota Ternate, depan kantor DPRD Kota Ternate dan kediaman Gubernur Maluku Utara, untuk menolak UU Ciptaker. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here