Waspada! Berikut Informasi Aplikasi Pinjol Ilegal Tunai Lite yang Masih Tersedia di Play Store

Tunai Lite merupakan aplikasi yang telah dibuat oleh KSP Dana Kemitraan Industri pada Desember 2019 lalu. aplikasi pinjol ini bisa Anda dapatkan di Google Play Store dengan nama Tunai Lite – Pinjaman Uang Online Cair Cepat. Fintech ini memiliki kantor pusat yang berlokasi di Jakarta barat. 

Jika Anda bertanya apakah Tunai Lite OJK? Jawabannya adalah “Tidak”. Meski masih tersedia di Play Store namun sebenarnya aplikasi ini sudah termasuk sebagai pinjaman online yang ilegal. Namun Anda tak perlu khawatir, karena aplikasi ini telah resmi ditutup OJK sehingga tidak lagi memberikan layanan yang meresahkan. 

Biaya Pinjaman Tunai Lite

Jika dilihat dari deskripsi aplikasi, pinjam Lite APK menyediakan pinjaman dengan limit pinjaman hingga Rp8 juta dengan tenor fleksibel. Anda bisa melunasi pinjaman dalam jangka waktu 61 hari hingga 180 hari atau 6 bulan. Suku bunga dihitung berdasarkan metode anuitas dengan jumlah maksimal tahunannya mencapai 56%.

Namun banyak korban pinjol ilegal ini yang mengatakan bahwa tenor pinjaman tidak sesuai dengan apa yang ditulis di deskripsi. Bahkan para peminjam akan diminta untuk harus melunasi pinjaman dalam jangka waktu 7 hari. 

Jumlah suku bunganya pun cukup besar sehingga cukup membuat para peminjam merasa kewalahan untuk membayar pinjaman. Karena jika tidak dibayar, maka hal-hal buruk seperti penyebaran data pribadi harus mereka rasakan.

Resiko Terlambat Angsur Tunai Lite

Jika belum menyelesaikan angsuran di Tunai Lite, Anda bisa berhenti untuk melunasinya, karena aplikasi Tunai Lite sudah ditutup pada April 2020. Ketika meminjam uang di perusahaan fintech ini, Anda akan mengalami beberapa hal kurang menyenangkan jika telat mengangsur pinjaman.

Resiko pertamanya adalah, Anda akan diteror melalui berbagai media, mulai dari SMS, telpon, dan Whatsapp. Tidak jauh berbeda dengan ulah aplikasi pinjaman online ilegal lainnya, aplikasi ini juga akan menyebarkan data-data pribadi Anda.

Tidak sampai disitu saja, pihak dari aplikasi Tunai Lite juga akan menghubungi semua orang yang tersimpan kontaknya di handphone Anda. dan saat itu, Anda akan dijelek-jelekan bahkan difitnah oleh pihak tersebut dihadapan orang-orang.

Syarat Pengajuan Pinjaman Tunai Lite

Untuk bisa mendapat pinjaman dari Tunai Lite APK, Anda harus memenuhi beberapa persyaratan yang tersedia. Pemohon harus berkewarganegaraan Indonesia, masih berusia 21 hingga 50 tahun, dan telah memiliki KTP. 

Agar menunjang proses pencairan dana, Anda diharuskan untuk memiliki rekening bank pribadi dan merupakan bank lokal. Sertakan juga nomor telpon yang masih aktif agar bisa lebih mudah untuk dihubungi. Pemohon juga harus sudah memiliki fixed income.

Prosedur Apply Pinjaman Tunai Lite

Prosedur pengajuan di aplikasi pinjam Lite ini dilakukan secara online melalui aplikasi Tunai Lite. Pertama-tama silahkan login ke aplikasi yang telah diunduh dan diinstal. Setelah itu, lakukan registrasi dengan mengisi informasi identitas diri, pekerjaan dan mengisi kontak darurat. Pada informasi identitas diri, Anda akan diminta untuk foto KTP dan selfie bersama KTP. 

Untuk pengisian informasi diri Anda akan diminta untuk mengisi beberapa informasi, seperti status, alamat tempat tinggal dan kepercayaan. Kemudian Anda juga akan diminta untuk mengisi data pekerjaan, seperti jabatan, nama perusahaan dan alamat perusahaan. Pada bagian registrasi terakhir, Anda akan diminta untuk mengisi 3 kontak orang terdekat yang bisa dihubungi saat darurat.

Setelah proses registrasi ini selesai, Anda bisa langsung mengajukan pinjaman. Proses persetujuan pinjaman bisa berlangsung cukup lama, bahkan hingga 10 jam. Agar cepat, Anda bisa mengajukan pinjaman pada jam 3 hingga 5 sore.

Abaikan Terror dari Tunai Lite

Jika Anda pernah menggunakan aplikasi ini dan masih mendapat tenor, sebaiknya diabaikan saja. bahkan Anda bisa langsung memblokir nomor dari aplikasi tersebut agar tidak terus menerus meneror. Begitupun dengan orang-orang terdekat yang nomornya dijadikan sebagai kontak darurat. 

Bila terus diabaikan, tentu pihak aplikasi tidak akan kembali meneror. Namun jika teror tersebut masih terjadi, Anda bisa mengajukan laporan ke pihak OJK. Sejak tahun 2018 hingga tahun 2021 ini, sudah banyak fintech pinjol yang ditutup OJK. Karenanya, Anda harus lebih berhati-hati dalam mengajukan pinjaman.