TULUS Jadikan Ternate Andalan, “Mandiri dan Berkeadilan”

0
55
Paslon Walikota dan Wakil Walikota Ternate, M. Tauhid Solemaman-Jasri Usman bersama pendukungnya.

TERNATE,PilarMalut.id-  Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS), terus melakukan sosialisi  visi misi kepada masyarakat Kota Ternate. Sosialisasi visi misi yang telah dirancang Paslon TULUS dalam bentuk kampanye tatap muka dengan masyarakat.

Saat kampanye di lingkungan Jan, Kelurahan Tobona, Kecamatan Ternate, Sabtu (03/10/2020), Calon Walikota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pihak tetap berkomitmen mendorong  ternate andalan atau ternate mandiri dan berkeadilan. Untuk mensukseskan Ternate mandiri serta berkeadilan dari sisi ekonomi, pendidikan, Kesehatan maupun pembangunan tidak terlepas dari seorang pemimpin yang memimiliki pengetahuan.

“Minimal tahu apa yang harus dia lakukan untuk orang-orang yang dipimpinnya,” ujarnya.

Selain itu kata Tauhid, seorang pemimpin harus memiliki pengalamanan dalam bekerja, karena pengalaman yang akan banyak membantu dalam bekerja.

 “Dan yang terpenting juga seorang pemimpin harus diterima masyarakat atau orang-orang yang dipimpinnya. Seorang pemimpin harus punya integritas. Saat ini mencari pemimpin yang punya integritas makin hari makin sulit, padahal faktor ini merupakan hal sangat penting,” tuturnya.

Mantan Lurah Gamalama ini menyebutkan,  penjabaran dari Ternate mandiri dan berkeadilan salah satu juga program revitalisasi pembangunan yang berkeadilan, mengingat daya dukung pemukiman yang kian sempit, maka diperlukan strategi pembangunan yang handal,” tuturnya.

Menurutnya,  permasalahan berkaitan dengan perkembangan pemukiman yang pesat yakni masalah air bersih.  Ia mencontohkan, seringnya terjadi suplai air bersih yang kurang maksimal khususnya di kawasan pemukiman di area ketinggian.

Dalam kesempatan itu, Tauhid juga menyinggung suara-suara masyarakat dibeberapa lingkungan yang ingin membentuk kelurahan baru, termasuk Lingkungan Jan. “Pemekaran kelurahan juga terkait erat dengan masalah kualitas pelayanan publik, karena dengan rentang kendali yang lebih pendek diharapkan pelayanan publik akan semakin maksimal,” tuturnya.

Tauhid yang juga mantan Sekretaris Kota Ternate ini menyebutkan, persoalan sampah masih menjadi masalah utama di Kota Ternate.

“Pemukiman yang makin padat menyebabkan pengelolaan sampah menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kota ke depan. Harus ada solusi terbaik untuk bagaimana mengelola potensi yang ada agar pengelolaan sampah tersebut bisa memenuhi unsur keadilan bagi seluruh masyarakat Kota Ternate,” teranganya. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here