Terhalang Biaya Operasi, Bayi Penderita Penyakit Langkah Asal Galela Butuh Bantuan

0
43
Bayi penderita penyakit langkah asal Galela

TERNATE,PilarMalut.id- Sariin Gafur, bayi berusia 6 bulan menahan sakit karena mengalami penyakit langkah. Upaya pengobatan penyakit sudah dilakukan orang tua dari bayi tersebut, namun upaya penyebuhan menghilangkan peyakit dari tubuh bayi kelahiran 8 Januari 2020 ini belum berhasil.

Bayi jenis kelamin perempuan ini mengalami penyakit bentuk benjolan dibagian belakang dibawa sejak lahir. Orang tua dari bayi sudah melakukan upaya pengobatan ke Puskesmas Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, namun belum sembuh.

Dokter memvonis penyakit yang mengendap ditubuh puteri dari pasangan Irwanto Gafur dan Kunti Jurubasa, merupakan penyakit Spina Bafida dan harus dirujuk ke rumah sakit di Manado guna menjalani operasi.  Tetapi, pihak orang tua belum bisa membawa anak mereka ke Manado lantaran terhalag biaya operasi yang cukup mahal.

Bayi yang saat ini berada di Desa Barataku, Kecamatan Galela, kondisnya sangat memperihatinkan sehingga, membutuhkan bantuan uluran tangan darmawan untuk meringankan biaya operasi guna mengangkat penyakit langkah dari tubuh bayi.

Irwanto Gafur, orang tua dari bayi penderita penyakit Spina Bafida saat dihubungi pilarmalut.id melaui sambuangan handphone milik keluarganya, Kamis (25/06/2020) mengatakan, tak kuasa melihat anaknya berusia 6 bulan menahan sakit berbulan bulan dari penyakit di tubuh anaknya.

Ia juga mengaku, saat ini pihaknya terkendala biaya untuk mengobati anaknya.  “Saya dan istri sudah berusaha bawa anak saya ke dokter untuk berobat, tapi belum juga sambuh. Dokter rujuk anak saya harus berobat ke rumah sakit di Manado, tapi sampai sekarang saya belum bisa bawa anak saya ke Manado.  Jujur kami belum belum ada uang untuk biaya operasi ke Manado,” tuturnya.

Dilain sisi, untuk meringankan biaya operasi bayi penderita penyakit langkah ini, sejumlah pengurus LSM Pomalilila Kabupaten Halut mulai melakukan pengalangan dana dan sangat mengharapkan bantuan dari para darmawan.

“Kami sudah mengunjugi dan melihat kondisi bayi yang usia 6 bulan sangat memprihatinkan karena penyakit yang di derita. Kami juga harapkan ada bantuan dari darmawan untuk ringankan beban biaya. Orang tua bayi tidak berdaya membawa anak mereka berobat karena tidak memiliki biaya,” tutur Pendiri LSM Pomalilila,  Raman Saha. (red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here