Terdakwa Muhammad Kacoa Jalani Sidang Lanjutan Perkara Penghinaan Institusi Polri

0
449
Terdaka Muhammad Kacoa Jalani Sidang Lanjutan

TOBELO,PilarMalut.id – Pengadilan Negeri Tobelo menggelar sidang lanjutan perkara ITE dugaan Penghinaan Institusi Polri di Media Sosial Facebook, dengan terdakwa Muhammad Kacoa, di ruang sidang Candra, Kamis (24/01/2019).

Sidang dipimpin hakim tunggal Martha Maitimu, jaksa penuntut Kejari Halut Rogert Hermusa,  dengan agenda pemeriksaan dua saksi masing-masing Isak Dominggus Nanlohi, warga Desa Daru Kao Utara  dan Nur Inayah, warga Galela). Kedua saksi saling kenal dengan terdakwa dan merupakan teman di facebook.

Dalam sidang kedua saksi mengakui berikan keterangan di penyidik Polda Malut dan kedua saksi tidak berkomentar di akun facebook terdakwa atas status terdakwa. Usai pemeriksaan saksi dilanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa.

Terdakwa Muhammad Kecoa mengakui perbuatannya melakukan postingan menghina terhadap instusi polri. selain itu,terdakwa menyampaikan postingannya hanya spontan saat melihat gambar di FB sejumlah polisi melakukan pemukulan terhadap masa aksi dari HMI di Jakarta yang berujung pada salah satu mahasiswa kader HMI hingga meninggal dunia.

Jaksa penuntut pernah meminta saksi ahli bahasa atas Prof. Dr Wahyu Widodo, dosen Universitas Nasional Jakarta (UNJ), namun tidak dapat hadir dalam persidangan tetapi hanya memberikan keterangan tertulis kemudian dibacakan dalam persidangan.

Keterangan disampaikan saat diperiksa pada 21 agustus 2018 diantaranya, komentar di FB terdakwa secara bahasa telah berniat bermaksud mengundang penghinaan terhadap institusi polisi. Apalagi tersebar luas di medsos dalam filsafat bahasa terkesan provokatif dalam Postingan pada 25 mei 2018.

Usai membacakan keterangan saksi ahli bahasa, Hakim langsung menunda sidang sampai 7 februari 2018  dan akan dilanjutkan dengan agenda tuntutan dari jaksa penuntut. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here