Tak Bisa Nyoblos, 16 Warga Binaan Lapas Perempuan di Ternate Ngamuk

0
117
16 Warga Binaan Lapas Perempuan Klas III Ternate ngamuk di depan TPS

TERNATE, PilarMalut.id – 16 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate mengamuk saat pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019, lantaran tidak bisa menyalurkan hak suaranya, Rabu (17/04/2019).

Salah satu warga binaan lapas perempuan Ternate, Sitna Djuma kepada media ini mengatakan, sebagai warga negara Indonesia, dirinya berhak untuk memilih presiden dan wakil presiden namun tidak bisa dilakukan karena tidak mendapatkan Surat Suara, padahal memiliki e-KTP.

“Kami sangat kecewa dengan KPU karena sebelum pencoblosan KPU selalu datang untuk melakukan sosialisasi, kami kaget tiba-tiba H-1 pengumunan dari kalapas bahwa kami dari DPTB ada 16 orang yang tidak bisa mencoblos,” katanya.

Ia menuturkan, Tempat Pengumutan Suara (TPS) warga binaan lapas Perempuan Ternate adalah kategori TPS Khusus dan untuk mendata jumlah warga binaan, baik warga yang lama maupun yang baru di Lapas tidak sulit, bahkan dirinya mempertanyakan kinerja KPU.

“KPU ini data cuma warga binaan yang baru yang diambil, kenapa yang lama tidak mendaptkan C-5 padahal pada Pemilu yang lalu mereka mencoblos tetapi sekarang tidak mencoblos, kami ingin menyampaiakan aspirasi pilihan kami, hanya saja kami tidak dapat surat suara” ujarnya (Cm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here