Soal Bom Gereja, Presiden: Tindakan Terorisme Kali Ini Sungguh Biadab

0
338
Presiden Jokowi didampingi Kapolri Tito Karnavian, Jendral TNI saat mengunjungi lokasu ledakan di salah satu gereja di Surabaya

SURABAYA, PilarMalut.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menilai peristiwa ledakan bom di tiga Gereja di Surabaya, yang menibulkan korban jiwa  merupakan tidakan biadap diluar batas kemanusian.

“Hari ini telah terjadi aksi teror di tiga lokasi di Surabaya. Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa. Termasuk pelaku yang menggunakan 2 anak berumur kurang lebih 10 tahun, yang digunakan juga untuk melakukan bom bunuh diri,” kata Presiden RI Joko Widodo, dalam keterangan pers yang dirilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (13/05/2018).

Ia menegaskan, terorisme salah satu kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Sebab, semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya.

“Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semuanya atas jatuhnya korban, akibat serangan bom bunuh diri di Surabaya ini,” ujarnya.

Jokowi mengaku, telah memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku. “Saya perintahkan untuk membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya. Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini,” tegasnya.

Prisiden juga mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur bangsa dan menjunjung tinggi nilai ketuhanan dan kebinekaan.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh rakyat di seluruh pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang, menjaga persatuan, dan waspada. Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa, terorisme dapat kita berantas. Kita harus bersatu melawan terorisme,” ujarnya.

Baca JugaPKB Malut Kecam Bom Gereja di Surabaya

Selain itu, presiden juga mengajak semua masyarakat berdoa untuk para korban yang meninggal dunia, semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.

“Untuk para korban yang luka-luka, mari kita doakan agar segera diberi kesembuhan dan negara, pemerintah menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban” tuturnya. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here