Ribuan Mahasiswa Desak Gubernur Malut dan Walikota Ternate Tolak UU Ciptaker

0
127
Ribuan mahasiswa di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, kembali melakukan aksi penolakan Undang Undang Omnibus Law, Selasa (13/10/2020).

TERNATE, pilarmalut.id – Ribuan mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Selasa (13/10/2020), kembali turun ke jalan melakukan aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang sudah di sahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Pantaun media ini, massa aksi terbagi tiga titik yakni di depan gedung DPRD Kota Ternate, depan kantor Walikota dan depan Kediaman Gubernur Maluku Utara.

Didepan Kediaman Gubernur, ribuan massa aksi mendesak Gubenur Malut Abdul Ghani Kasuba, segera menyampaikan sikap penolakan terhadap UU Ciptaker ke pemerintah pusat. “Gubernur harus menyapikan sikap untuk menolak UU ini, karena masyarakat Malut juga menolak UU ini,” teriak salah satu orator.

Hal yang sama juga suarakan didepan Kantor Walikota Ternate. Dimana, massa aksi menuntut, Burhan Abdurahman selaku walikota Ternate menolak UU Ciptaker. “Walikota Ternate harus mendengarkan sikap penolakan terhadap UU Ciptaker ini,”  teriak mahasiswa.

Namun hingga pukul pukul 16:00 WIT, kedua pejabat itu Gubernur dan Walikota belum juga hadir menemui massa aksi.

Hingga berita ini di publis, ribuan mahasiswa masih berorasi di depan kantor walikota dan depan kediaman Gubernur Malut, dikawal ketat aparat kepolisian. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here