Ratusan Masyarakat Lusuo Tolak Perusahan Tambang PT KAK Keruk Pasir Besi

0
148
Masyarakat Desa Lusuo, Kecamatan Morotai Utara, tolak perusahan tambang PT. KAK beroperasi mengkeruk pasir besi di Morotai.

MOROTAI, PilarMalut.id – Ratusan masyarakat Desa Lusuo, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, Jumat (14/12/2018), menolak kehadiran perusahan tambang PT. Karunia Arta Kamilin (KAK) yang akan beroperasi untuk mengeruk pasir besi.

Penolakan warga mengkeruk pasir besi dari perut bumi di desa Lusuo, dalam bentuk unjuk rasa. Warga menilai, kehadiran perusahan tambang hanya menjadi bencana terutama dampak merusak lingkungan maupun lainnya.

Koordinator unjuk rasa, Kasmir Seba, dalam orasinya mengatakan, kehadiran PT. KAK mengkeruk pasir besi di Morotai Khususnya di wilayah Desa Lusuo bukan jaminan untuk kesejahteraan masyarakat, melainkan menjadi bencana di tengah-tengah masyarakat.

“Kami tidak butuh perusahan tambang beroperasi di wilayah desa kami, karena akan berdampak buruk kepada masyarakat bahkan merusak lingkungan,” ujarnya.

Dalam orasinya Ia menjelaskan, langkah pemerintah daerah maupun pusat memberikan izin perusahan PT. KAK beroperasi mengkeruk pasir besi, merupakan langkah merusak kehidupan masyarakat karena masyarakat Morotai khususnya di Desa Lusuo secara ekonomi masih bergantung dengan alam. “Apa pun alasannya kami tetap menolak kahadiran perusahan,” ujarnya.

Kasmir menegaskan, seluruh masyarakat Desa Lusuo telah bersepakat tetap menolak perusahan tambang beroperasi mengambil pasir besi di wilayah Desa Lusuo. “Kami perlu tegaskan ke pemerintah daerah dan pusat kami tetap menolak, kami rela pertaruhkan nyawa kami jika pemerintah paksakan operasikan perusahan tambang di desa kami,” tandasnya.

Data yang dihimpun PilarMalut.id, PT. KAK telah mengantongi izin operasi sejak tahun 2010 silam dengan masa kontrak selama 15 tahun.

Wilayah yang menjadi sasaran operasi mengkeruk pasir besi mulai dari tanjung gorango Kecamatan Morotai Utara, hingga pantai Desa Libano Kecamatan Morotai Jaya. Area operasi PT. KAK mengambil pasir besi seluas 2.300 ha. Eksploitasi mulai dari bibir pantai 20-800 meter. (Rd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here