Progres Tembus 50 Persen, PUPR Malut Target Jalan Galela-Kedi Tuntas 2020

0
102
Pekerjaan jalan Galela- Kedi

TERNATE,Pilarmalut.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) takhenti-henti membangunan jalan di Malut yang telah diprogramkan, satu diantaranya pembangunan jalan yang mengbungkan Galela Kabupaten Halmahera Utara- Kedi Kabupaten Halmahera Barat (Halut-Halbar).

Langkah Pemprov Malut membangunan jalan Galela-Kedi dengan mengelontorkan angaran senilai Rp 14 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), guna mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas perekonomian.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Malut Daud Ismail, saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon seluler , Jumat (10/07/2020) mengataakan, saat ini progres pekerjaan pembvangunan jalan sudah tembus 50 persen, sehingga dipastikan pembangunan jalan tersebut tintas pada 2020.

“Dengan pagu anggaran yang begitu besar dipastikan tahun ini bisa tuntas, dalam artian bahwa kita kerjakan sampai seratus persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proyek tersebut bersumber DAK sehingga  pihaknya berharap dengan berakahirnya masa kontrak pekerjaan, proyek betul-betul sudah tuntas baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. “Pembangunan jalan Galela-Kedi itu yang menuju Desa roko di kabupaten Halmahera Utara,” katanya.

Daud menuturkan, dengan kondisi Pandemi Corona Virus (Caovid-19) seluruh tengah kerja mengerjakan proyek tersebut dengan mentati protokol Kesehatan, sehingga  meski ditengah pandemic Covid-19 proyek tersebut tepat dikerjakan dan bisa tuntas sesuai dengan waktu yang telah tentukan.

“Kami berharap kepada penyedia agar betul-betul menerapkan protocol kesehatan terkait dengan tenaga kerja,” imbuhnya.

Ia menambahkan, jika pihak rekanan tidak bisa mengerjakan proyek sesuai dengan batas waktu pekerjaan yang ternuat dalam kontrak akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Yang pasti kita semua tetap menjaga agar tidak terjadi masalah dikemudian hari, baik terkait dengan audit ekternal dari BPK maupun BPKP.  Jadi yang paling utama adalah pekerjaan ini harus tepat mutu,” tutupnya. (Div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here