Polda Telusuri Kasus Suap di Bawaslu Malut

Mantan Anggota Panwas Ternate Ikut Diperiksa

0
1329
Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendry Badar

TERNATE, PilarMalut.id – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, menulusuri dugaan suap di tubuh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Malut yang diduga melibatkan komisioner Bawaslu Malut.

Keseriusan Polda Malut mengungkap dugaan kasus suap di lembaga pengawas pemilu berdasarkan surat perintah penyelidikan nomor, sp Lidik/54/IX/2018/Ditreskrimsus tanggal 04 September 2018, dengan cara memeriksa mantan anggota Panwas Kota Ternate, Asrul Tampilang, Senin (10/09/2018).

Mantan Kordiv Hukum Panwaslu Ternate ini dipanggil karena dikabarkan mengetahui indikasi penyuapan di tubuh Bawaslu Malut saat proses pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018.

Sebelum mantan Kordin Hukum Panwas Kota Ternate itu diperiksa, Polda Malut lebih dulu memeriksa tiga orang untuk dimintai keterangan.

“Yang bersangkutan sebatas dimintai klarifikasi atas indikasi kasus suap atau menerima pemberian janji yang diduga dilakukan oknum Komisioner Bawaslu yang berkaitan Pilkada Gubernur Malut 2018,” kata Kabid Humas Polda Malut, Hendri Badar, kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/09/2018).

Ia menjelaskan, dalam surat panggilan yang dilayangkan kepada mantan Kordiv Hukum Panwas Kota Ternate tertuang pasal yang akan di jerat kepada penerima dia yakni Pasal 4, pasal 5, pasal 7,ayat (1) huruf g, pasal 102 ayat (1) pasal 112 ayat (1) dan (2), pasal 113 KUHAP, undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Baca JugaSoal Caleg Mantan Korupsi KPU Malut Masih Tunggu Putusan MA

Disentil jumlah uang dugaan suap tersebut, namun Hendri belum mengetahui secara pasti nilai suap yang diberikan. Bahkan komisioner Bawaslu Malut yang terseret dalam kasus tersebut masih dirahasiakan, karena masih tahap penyelidikan.

“Indikasi suap dan pelakunya belum saya kantongi, tapi sudah empat orang yang dipanggil baru sebatas klarifikasi. Kasus indikasi suap Bawaslu itu, selain empat orang itu sudah diperiksa kemungkinan akan bertambah jika penyidik membutuhkan keterangan tambahan,” tuturnya. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here