Polda Sosialisasi Gunakan Medsos Yang Benar di SMKN 1 Ternate

0
290
Kaur Penum Bid Humas Polda Malut, AKP Hefrizon memberikan materi kepada Siswa SMKN 1 Ternate

TERNATE, PilarMalut.id – Guna menyikapi fonomena perkembangan teknologi internet di Era digital, Polda Malut melalui bidang Humas, menggelar sosialisasi penggunaan sosial media secara bijak yang dikemas dalam kegiatan Temu Netizen Bid Humas Polda Malut.

Kegiatan temu netizen tersebut mengusung tema “Bijak Menggunakan Sosial Media” diikuti 60 siswa/siswi SMKN 1 Kota Ternate kelas XI dan kelas XII, dipusatkan di Aula Rapat Guru SMKN 1 Kota Ternate, Jumat (09/10/2018).

Kaur Penum Bid Humas Polda Malut, AKP Hefrizon, melalui rilis tertulis yang di terima PilarMalud.id mengatakan, peran teknologi di zaman sekarang termasuk sosial media, mempunyai dampak positif yang banyak membantu seseorang dalam berkomunikasi ataupun bersosialisasi dan membantu mendapatkan ide baru, bahkan bisa dijadikan sarana untuk berdiskusi.

“Tetapi media sosial juga bisa membawa dampak negatif apabila disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak benar, misalnya bisa jadikan seseorang ketergantungan, kejahatan siber, dan juga (maaf) kecanduan pornografi, bahkan bisa berdampak mempengaruhi nilai-nilai budaya yang ada,” katanya.

Ia menjelaskan, media sosial juga sebagai tempat menyebarkan HOAX atau kebohongan. Menurutnya, hoax merupakan usaha menipu atau mengakali pembaca/pendengar mempercayai sesuatu, walaupun niatnya hanya sekedar iseng/lelucon, akan tetapi setelah mengirim kebohongan (hoax) tersebut kepada orang dekat tanpa niat menyebarkan ke masyarakat luas, namun sebagian penerima tidak menerimanya sehingga hoax tersebut tersebar luaskan.

“Untuk melawan Hoax maka kenalilah 4C, yakni cari, cermati, cepat dan cek, Cari perbandingan berita pada sumber yang tepat, cermati kesinambungan judul dengan isinya, apakah penggunaan bahasanya etis atau tidak. Cek sumber berita, tanggal berita dan cek keaslian foto. Dan yang terakhir Cepat beritahu fakta-fakta kepada keluarga/teman bahwa berita tersebut adalah berita Hoax/bohong,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut kata dia, generasi millenial Indonesia khususnya Siswa/siswi SMKN 1 Ternate, dapat lebih bijaksana dalam menggunakan sosial media maupun internet. “Mengenai kabar berita bohong tercantum dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE pasal 28 ayat (1) dan (2) yang ancaman hukumannya penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak satu milyar rupiah,” imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung lancar itu didampingi Kepala SMKN 1 Kota Ternate, Bahrudin Marsaoly, Waka SMKN 1 Kota Ternate, Radjak Hi. Nur, Wali Kelas Rahayu Radjab, duta Humas Polda Malut Fitra Ningsih dan Ardian Idhan, serta Anggota Bid Humas Polda Malut yang juga Alumni SMKN 1 Ternate, Bripda Mandala Putra dan Bripda Jumardani Sahupala. (Ay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here