Mengenal PNM Mekar dan Programnya yang Membantu Kaum Wanita

Krisis ekonomi besar pernah melanda Indonesia di tahun 1997 yang berlangsung hingga menjelang awal abad yang baru. Lapisan masyarakat yang paling terkena dampaknya tentu kalangan prasejahtera. Sebagai salah satu langkah penanggulangan dampak krisis moneter ini, pemerintah membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bernama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang biasa disingkat dengan PNM pada tanggal 1 Juni 1999. Sembilan tahun kemudian, tepatnya di tahun 2008, PNM meluncurkan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang merupakan pembiayaan secara langsung bagi pelaku usaha mikro dan kecil. 

Dengan ULaMM, ini menjadi langkah awal transformasi bisnis PNM yang lebih fokus pada pelaku UMKM. Pada tahun 2009, PNM melakukan diversifikasi sumber pendanaan dengan cara bekerja sama dengan pihak perbankan maupun pasar modal. Di tahun 2012 PNM telah berhasil mendapatkan pendanaan dari pasar modal dengan menerbitkan obligasi. 

Kemudian di tahun 2015 diluncurkan produk PNM Mekar. Mekaar merupakan singkatan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera. Ini merupakan layanan pendanaan bagi pelaku usaha ultra mikro. Lalu apa yang membuatnya spesial? PNM Mekaar istimewa karena produk pembiayaan ini khusus ditujukan bagi kaum perempuan dari kalangan prasejahtera yang sedang menjalankan atau ingin membangun usaha ultra mikro. Seperti apa cara kerja Mekar PNM?

Kenali PNM Mekar Lebih Baik

Dari pengalaman krisis moneter di tahun 1997, Indonesia secara keseluruhan mempelajari betapa pentingnya sektor usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Sektor industri yang dulunya tidak terlalu mendapat perhatian, akhirnya mulai disadari betapa krusial keberadaannya. Meskipun merupakan usaha kecil, tapi jika didukung dengan baik UMKM bisa menjadi penyangga perekonomian Indonesia secara keseluruhan. UMKM bisa membuat masyarakat lebih mandiri dengan usaha yang mengandalkan keterampilan dan potensi diri, tanpa bergantung banyak dari penyedia kerja. 

UMKM juga bisa membuka lebih banyak lapangan kerja, sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran. Meskipun kesannya tidak terlalu banyak membantu mengatasi pengangguran, bila didukung dengan baik, usaha yang mikro kecil tapi bisa tumbuh dan berkembang dalam jumlah banyak akhirnya bisa mempekerjakan banyak orang. Dengan koperasi Mekaar, kaum perempuan bisa  mendapat kesempatan untuk maju dan mengembangkan keterampilannya sendiri. Dengan bantuan koperasi Mekar PNM, kaum perempuan bisa memiliki kemandirian dari sisi finansial dan bahkan bisa membantu ekonomi keluarga. Lalu siapa yang bisa mendapatkan bantuan dari PT PNM Mekaar?

Siapa yang Bisa Menjadi Nasabah PNM Mekar?

Pada dasarnya, nasabah PNM Mekar adalah kaum perempuan yang memiliki cukup pengetahun dan keterampilan tentang membangun usaha. Hanya saja mereka terkendali dalam menjangkau akses pembiayaan. Kendala ini bisa karena mereka tidak memiliki jaminan, skala usaha yang terlalu kecil dan tidak memenuhi syarat yang diajukan bank, dan berbagai syarat formal lainnya. Karena itulah hadir PT PNM Mekar. Bagaimana cara pengajuan PNM Mekaar? 

Pastikan pemohon memenuhi beberapa kriteria seperti pemohon merupakan perempuan prasejahtera yang merupakan pelaku usaha ultra mikro atau baru berencana membuat usaha ultra mikro, pemohon harus membentuk kelompok usaha berisi minimal 10 orang. Kelompok ini dibuat sebagai pengganti agunan, dengan begitu satu kelompok yang dikepalai 1 orang bisa bertanggung jawab satu sama lain. Syarat terakhir adalah setiap kelompok wajib mengadakan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) selama seminggu sekali. PKM diadakan sebagai pembinaan usaha dan waktunya membayar angsuran mingguan. 

Manfaat PNM Mekar

PNM Mekaar tidak hanya menyalurkan bantuan dana saja. Layanan PNM Mekaar meliputi kompetensi kewirausahaan dan pengembangan bisnis yang berguna untuk jangka panjang agar nasabah bisa mandiri, penanaman budaya menabung melalui bank Mekar PNM, pembiayaan modal tanpa menggunakan jaminan, dan peningkatan metode mengelola keuangan. 

Di tahun 2021, PNM tak hanya menyediakan PNM Mekaar konvensional, namun ada juga program PNM Mekar Syariah yang pelaksanaannya berdasarkan fatwa atau pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Pada dasarnya, PNM Mekar konvensional dan syariah memiliki tujuan yang sama, yaitu mengembangkan kesejahteraan kaum perempuan. Hanya metodenya saja yang sedikit berbeda.