Pemkot Ternate Rekrut Ratusan PTT Dinilai Beraroma Politik

0
997
(istimewa)

TERNATE, pilarmalut.id – Langkah Pemerintah Kota Ternate melakukan rekrutmen ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dinilai beraroma politik, lantaran rekrutmen PTT dilakukan jelang perhelatan pemilihan Walikota (Pilwako) Ternate.

Koordinator Gamalama Coruption Wach (GCW), Muhiddin kepada sejumlah wartawan mengatakan, dengan kondisi keuangan daerah yang devisit, kebijakan rekrutmen PTT sangat tidak elok, “Dengan kondisi keuangan daerah yang tidak stabil, kebijakan merekrut ratusan PTT sangat tidak rasional,” katanya.

Menurutnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, segera memanggil Kepala Badan Kepegawaian Pemgembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Ternate, untuk meminta penjelasan terkait rekrutmen ratusan PTT di lingkup Pemkot Ternate. “Ada upaya politisasi dalam rekrutmen ratusan PTT jelang perhelatan Pilwako tanggal 9 Desember mendatang,” cetusnya.

Apalagi, lanjut dia, dalam masa pamdemi covid-19, rekrutmen tenaga PTT tenaga tekhnis sangat tidak efektif, lain halnya, jika yang direkrut tenaga Kesehatan. “ini sangat tidak logis, ada apa dengan kebijakan ini, kondisi keuangan daerah yang carut marut, ditambah kondisi pandemi, perekrutan PTT harus dipertanyakan,” tegas Muhddin.

Menurutnya, rekrutmen PTT jelang Pilwako, memberi sinyalemen ada upaya politisasi yang dilakukan secara terstruktur, sistimatis dan masif. “Patut ditanyakan, SK PTT itu dasarnya apa, pembiayaan dari mana, persyaratannya apa, diumumkan atau tidak, ini harus jelas, jangan sampai rekrutmen ini dimanfaatkan untuk kepentingan Pilwako,” tuturnya.

Muhiddin menambahkan, atas nama lembaga, mendesak DPRD Kota Ternate segera meminta penjelasan Pemkot Ternate terkait rekrutmen tenaga PTT jelang Pilwako. “Masalah ini harus diseriusi, kami minta DPRD segera mengambil sikap tegas,.apalagi, perekrutan hanya dengan selembar nota dinas,” tandasnya. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here