Pedagang: TULUS Tong Pe Walikota Ternate !!

0
192
Calon Wakil Walikota Ternate Jasri Usman saat Menyapa salah satu Pedagang

TERNATE, pilarmalut.id – Pedagang di Pasar Gamalama dan Higienis Kota Ternate, rupanya masih mengingat petuah mandiang Sultan Ternate, akan hadir putra asli Ternate yang mencalonkan diri sebagai Walikota Ternate. Tetua itu akhirnya terbukti yang kini hadir salah satu putra asli ternate ikut mencalon diri sebagai Walikota Ternate, yakni M. Tauhid Soleman, yang berpasangan dengan calon Wakil Wali Kota Jasri Usman.

Tetua mandiang Sultan Ternate itu diungkapkan langusng salah satu warga asli ternate, Aljufri M Jaisa yang berdomisili di Kelurahan Tubo, saat Paslon Walikota dan Wakil Walikota M. Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS), melakukan blusukan di pasar Gamalama dan Pasar Higienis, Selasa (29/09/2020).

Dalam kesempatan itu, Aljufri M. Jaisa yang juga sebagai pedagang ikan di pasar Higenis langusng menyampiakan secara terbuka kelu-kesah kondisi pedagang yang berada di pasar Higenis, dengan harapan paslon TULUS bisa membenahi pasar yang lebih manusiawi demi kenyamanan mereka dan pengunjung. Pasangan yang populer dengan sebutan TULUS ini sangat menyanggupi harapan para pedagang.

Waktu nge Ou pernah waje fo domaha toma tahun 2020 ge ngone na Wali Kota, dadi una ne ma Tauhid Soleman ngone na Wali Kota Ternate. Jadi yang ngone domaha maroro ne ge, una ma, ngone na Wali Kota,” tutur Aljufri M Jaisa dalam bahasa Ternate, yang artinya, “Waktu itu, almarhum Sultan bilang tong tunggu saja di tahun 2020 itu akan tong pe Wali Kota, jadi dia ini sudah, Tauhid Soleman torang Wali Kota Ternate. Jadi yang tong tunggu selama ini itu, ini dia sudah tong pe Wali Kota.”

Warga Tubo berusia 45 tahun itu sudah 25 tahun mengais hidup dengan menjadi pedagang ikan di Pasar Ikan Gamalama Ternate, mengemukakan hal tersebut seusai calon Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, calon Wakil Wali Kota Jasri Usman menyampaikan rencana penataan pasar yang jauh lebih manusiawi, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung saat blusukan pada Selasa (29/9/2020) di Pasar Gamalama, Ternate Tengah, sekitar pukul 10 pagi.

Aljufri sendiri yang meminta untuk menyampaikan pesan mendiang Sultan Ternate itu, disambut tepukan tangan pedagang sembari memekikkan dalam bahasa Ternate yang artinya “dia (Tauhid) sudah.”

Pada kesempatan itu pasangan dengan akronim TULUS yang diusung Partai PKB, Nasdem dan didukung Partai Garuda, melihat kondisi pasar ditemukan ada yang bocor sehingga mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung/konsumen. Kedatangan TULUS disambut pedagang yang langsung berteriak” hidup TULUS, hidup Nomor 2”, sambil mengangkat dua jari.

Para pedagang juga nampak begitu akrab dengan TULUS, dan meminta foto bersama. Jasri, juga berbincang dengan seorang pedagang yang berusia uzur tak mengenakan masker, diberikan masker sebagai bentuk ketaatan pada protokol kesehatan Covid-19.

Selain Aljufri, Fadli salah satu pedagang tomat menuturkan, dirinya sudah puluhan tahun berdagang di Pasar Gamalama. Banyak hal dirasakannya, bahkan tahu persis kondisi pasar saat kebijakan pemerintah terakit penaatan pasar yang tidak berpihak kepada pedagang. Penataan yang ambradul sehingga membuat kondisi pasar tidak aman dan nyaman.

“Pak Tauhid dan Pak Jasri harus bisa benahi. Kota bisa tertib juga tergantung pasar. Pasar tambah banyak tapi penjual takaruang (kacau balau) kiri kanan. Penjual harus aman dan nyaman. Maka kita harus komitmen menangkan Nomor 2,” ungkap Fadli.

Mendengar hal itu, Tauhid yang tahu betul kondisi pasar yang sebenarnya menegaskan, memang perlu ditata ulang. Pasar ini harus dibangun dengan hati yang tulus. Mungkin selama ini dibangun hanya semata-mata mengutamakan distribusi. Tapi perlu diperhatikan adalah kenyamanan pasar, karena banyak orang yang bilang datang di Ternate aman, tapi tidak nyaman. “Jadi kami (TULUS) bertekad pasar ini harus dikelola orang yang tahu persis karekteristik pasar dan kultur pedagang agar pasar bisa aman dan nyaman didatangi orang,” jelas Tauhid.

Sementara, Jasri menambahkan, pedagang adalah jantung perekonomian Kota Ternate. Jika rakyat mengamanahi TULUS memimpin Kota Ternate, salah satu program prioritasnya adalah memasikmalkan pasar ini yang lebih manusiawi bagi pedagang dan pengunjung atau konsumen. “Insya Allah kalau kami berdua diberikan amanah oleh bapak ibu, akan diperhatikan lebih maksimal. Kami akan bangun pendinginan untuk mengawetkan sayur mayur, ikan, dan lain sebagainya, biar pedangang lebih sejahtera” tandas Jasri. (Ay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here