Panwaslu Beberkan Dugaan Money Politic MK-MAJU

0
684
Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Panwaslu Kota Ternate, Asrul Tampilang.

TERNATE, PilarMalut.id – Panwaslu Kota Ternate rupanya tak main-main dalam menindak kasus dugaan money politik (politik uang) yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku Utara 2018.

Keseriusan Panwaslu Kota Ternate ini dibuktikan dengan menangani beberapa kasus yang terjadi di Kota Ternate, diantaranya dugaan money politic yang dilakukan tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) nomor urut 4, Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju) saat menggelar kampanye di Kelurahan Kampung Makasar Barat, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Baca Juga : Dugaan Money Politic AHM-Rivai Segera Masuk Kejati

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Panwaslu Kota Ternate, Asrul Tampilang kepada PilarMalut.id, Kamis (05/04/2018) mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan pemanggilan terhadap saksi-saksi yang menerima uang tunai sejumlah 50.000 ribu rupiah dari tim paslon MK-MAJU, namun saksi yang di panggil hingga saat ini belum memenuhi panggilan tersebut. “Berkasnya sudah kami siapkan. Dalam waktu dekat akan dialihkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut,” ujarnya.

Terkait itu, Asrul menambahkan, dari tim Gakkumdu Panwasa Kota Ternate sendiri melihat kasus ini memang ada unsur yang mengarah ke money politic.

Selain itu, Asrul juga membeberkan sejumlah terduga yang penerima uang tunai senilai 50.000 ribu rupiah, diantaranya, Haris M Sinyo, Tamin dan Nona. “Peristiwa ini memang benar terjadi karena tertangkap oleh anggota Panwaslu yang memantau langsung kampanye saat itu,” terangnya.

Asrul menegaskan, jika dilihat dalam aturan, yakni undang-undang Pilkada No 10 Tahun 2016 Pasal 187 A terkait barang siapa yang dengan sengaja memberikan uang maupun dalam bentuk barang saat kampanye, tetap dianggap itu bagian dari tindakan Money Politic atau tindakan semena-mena yang berpihak ke salah satu Paslon dalam Pilkada. “Barang bukti berupa uang senilai 50.000 ribu rupiah yang dikembalikan oleh terduga sudah ada di Gakkumdu Panwaslu Kota Ternate,” tuntasnya. (Fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here