Panwascam Tidore Timur Kecewa Tuduhan dan Intimidasi dari Salah Satu Paslon

0
251

TIDORE, pilarmalut.id – Salah satu tugas penyelenggara pemilu untuk mengawasi jalannya tahapan pemilihan kepala daerah, hal itu dilakukan Panitia Pengawas Kecamatan Tidore Timur kota Tidore kepulauan.

Namun dalam pengawasan tersebut terjadi insiden yang tidak menyenangkan kepada Panwas Kecamatan Tidore timur, karena diduga di intimidasi dengan teriakan dan (maaf) makian sekaligus tidak diizinkan Panwascam mengambil dokumentasi pada pertemuan tersebut.

Kejadian tersebut berada di kediaman salah satu mantan anggota DPRD kota Tidore Ade Kama, Ketika dilakukan pengawasan pertemuan calon Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen bersama mantan Anggota DPRD Tikep dan keluarga di Kelurahan Cobodoe pada Sabtu malam, panwas dilarang melakukan pengawasan bahkan juga tuduhan pihak Calon Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen dengan menyebutkan adanya pergerakan Panwas dengan melakukan pertemuan bersama Tim paslon Kakak Saraha.

Hal itu disampaikan Julkifli Muhammad, Kordinator Divisi HPP Panwas Kecamatan Tidore Timur, kepada media ini. Ia menyesali adanya tuduhan yang disampaikan Calon Wakil Wali Kota kepada Panwascam Tidore Timur dengan menyebut ada keterlibatan Panwas Tidore Timur, bertemu dengan Kakak Saraha seorang tokoh masyarakat di Kelurahan Dowora, ini tuduhan serius. Padahal, Penyelenggaraan Pilkada ini mesti disuksesi dengan damai dan harmonis, apalagi ada Pakta Integritas yang sudah ditandatangani.

“Saya punya bukti, ngoni (kalian) pertemuan dengan Kakak Saraha,” kata Kordiv HPP Julkifli Muhammad saat menirukan Pernyataan Calon Wakil Walikota, Muhammad Senen.

Sebagai Petahana, Calon Wakil Walikota mesti paham dan lebih menjunjung harmonisasi dan kerjasama Pengawasan ini. Sesuai dengan regulasi yang ada lanjut dia, saat ini prosesnya sudah masuk pada tahapan kampanye dan pertemuan di malam itu, berada di zona pengawasan Panwascam sehingga sudah menjadi kewajiban untuk melakukan pengawasan.

Apalagi malam itu, ada Juru Bicara Pasangan AMAN jilid II juga dan ada Pengawal Pribadi (Walpri) dari Calon Wakil Walikota. “Semestinya peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi, dan terkait laporan pengawasan, Panwascam sudah sampaikan ke Bawaslu Kota Tidore. Kami juga sudah dipanggil Bawaslu guna memberikan keterangan,” tutup Julkifli. (Oi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here