MK Bongkar Anak Dibawah Umur Coblos Menangkan AHM-RIVAI

0
3058
Pembukaan Kotak Suara di Hadapan Majelis Hakim MK (ft:fotografer MK, Gani)

JAKARTA, PilarMalut.id – Manipulasi data penggunaan hak pilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2018, dihalalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara. Sebab, dalam sidang pembuktian lanjutan Persilisihan Hasil Pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (05/09/2018), terungkap anak dibawah umur ikut mencoblos diduga menangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI).

Terbongkar Praktek kucurangan melibatkan anak di bawah umur ikut mencoblos, saat pembukaan kotak suara 2 kecamatan untuk mengecek dokumen C7 KWK dan ATb KWK yakni Kecamatan Sanana dan kecamatan Taliabu Barat di hadapan 9 majelis hakim MK serta disaksikan ketua Bawaslu Malut Muksin Amri, Ketua KPU Talibu, serta kuasa hukum paslon Abdul Ghani Kasuba-Ali Yasin Ali (AGK-YA) maupun pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI).

Pembukaan Kotak Suara di MK (ft:fotografer MK, Gani)

Anak dibawah Umur masih 16 tahun yang ikut mencoblos di TPS 1 Dewa Kowalo, Kecamatan Taliabu Barat, diketahui bernama Salju Umagab, lahir 5 Juli 2001 dan Ridwan 1 Juli 2001. “Lahir tanggal 5, bulan 7, 2001. Artinya, dia akan berusia 17 tahun pada tanggal 5, bulan 7, tahun 2018. Sedangkan pemilu dilaksanakan pada 27 Juni, berarti kurang 1 bulan,” kata Hakim anggota MK, Saldi Isra.

Lebih meyakinkan Salju Umagab masih dibawah umur karena tercatat dalam e-KPT status perwainan ternyata belum menikah. “Apa dia sudah menikah, enggak?,” tanya Saldi.

Majelis Hakim bahkan melakukan pengecekan Nomor Induk Penduduk (NIK) e-KPT milik Salju Umagab, untuk memastikan umur dan ditemukan Salju masih dibawah umur. “Kalau begitu kita cek NIK-nya, ya. Bisa dicek enggak NIK-nya? Coba sebentar kita cek. Di tempat kita bisa dicek, ya? NIKnya 8205040507015516,” ujarnya. (Div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here