Menghilang Sembilan Hari, Adrianus Ditemukan Tidak Bernyawa

0
593

TOBELO, PilarMalut.id – Warga Desa Togawa Besi Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Minggu (21/07/2019) sekitar pukul 11:30 Wit, di gegerkan dengan temuan sesosok mayat yang berjenis kelamin Laki-laki.

Mayat yang ditemukan diketahui bernama Adrianus Dodiba (57) merupakan warga Desa Togawa Besi, tepatnya di sekitar kebun berdekatan dengan Danau Galela.

Mayat tampa mengenakan baju tersebut di temukan Muksin Eku (43), warga Desa Togawa Besi pada saat hendak mengambil bambu untuk keperluan pembuatan pagar.

Kapolres Halut, AKBP Yuyun Arief melalui Kasubag Humas Aiptu Hopni Saribu mengatakan, saat saksi Muksin Eku pergi ke kebun milik saudaranya hendak mengambil bambu untuk keperluan pembuatan pagar. Sampai di kebun tempat pohon bambu, saksi mencium aroma bau busuk, sehingga saksi mencari tahu sumber bau tersebut, dan saksi melihat dari jarak kurang lebih 7 meter ternyata sesosok tubuh manusia yang tergeletak.

“Dengan spontan saksi langsung pulang ke rumah dan menuju ke rumah ketua RT bernama Anda Sugi dan melaporkan hal tersebut,” ujarnya.

Setelah melaporkan, sekitar pukul 11.50 Wit saksi bersama Ketua RT tiba di TKP untuk mengkroscek. Setelah melihat dan mengenali sosok tubuh tersebut, saksi bersama ketua RT langsung melaporkan kepada pemerintah desa dan pihak Keluarga dan Piket Koramil Galela serta pihak Kepolisian mengenai dengan penemuan mayat, polisi langsung bergerak menuju TKP sehingga mayat dievakuasi ke rumah korban yang tak jauh dari TKP.

“Pasca di evakuasi kemudian pihak kepolisian memintah kepada pihak keluarga terkait proses otopsi jenaza, dan pihak keluarga Jos Bush Dodiba yang tak lain dari anak Kandung korban menolak polisi lakukan otopsi, sehingga membuat pernyataan untuk tidak perlu di outopsi lagi karena keluarga sudah menerima dengan iklas atas kematian ayahnya,” katanya.

Menurut pihak keluarga, korban sudah mengalami gangguan jiwa kurang lebih sudah 2 tahun dan sudah sering pergi ke kebun. “Dari Kondisi fisik Jenaza diperkirakan meninggal sudah 4 sampai 5 hari yang lalu karena mulai sudah membusuk. Korban diketahui sudah menghilang sejak 12 Juli 2019 dan pihak keluarga sudah mencari di daerah hutan, karena beberapa kali korban menghilang dan di temukan di daerah hutan, sehingga pihak keluarga hanya melakukan pencarian di daerah hutan,” imbuhnya

Pihak keluarga menerima kematian tersebut dengan iklas, sehingga kepolisian tidak menindak lanjuti proses Penyelidikan, karena tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jenaza. “Pada pukul 14.00 wit jenazah di semayamkan di rumah duka, dan di rencanakan sore kemarin juga jenaza tersebut dimakamkan,” tuturnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here