Malu Penyakit Yang Diderita, Nari Asingkan Diri di Hutan Selama 1,2 Tahun

1
348

TOBELO, PilarMalut.id – Sunaryo alias Nari (33), kelahiran Toweka 01 Januari 1986 Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara (Halut), sudah selama 1,2 tahun mengasingkan diri di hutan. Nari memilih hidup di hutan karena merasa malu kepada warga akibat terkena penyakit menular.

Selama hidup di hutan 1,2 tahun, Nari tidur diatas para-para (Tempat asapan kelapa) dan berpindah-pindah tempat dan hanya makan seadanya selama dihutan untuk bertahan hidup.

Nari diketahui mengasingkan diri di hutan lantaran menderita penyakit menular, ketika seorang Bidan yang bertugas di Puskesmas Galela Nursanti Abdu Gafur, memberitahukan kepada salah satu lembaga Laskar Pomalilila Kabupaten, sehingga Nari dilarikan ke RSU Tobelo.

“Kami baru mendapatkan informasi dari salah satu tenaga medis di Galela, bahwa Sunaryo saat ini hidup di hutan, karena malu dan minder terhadap keluarga dan masyarakat, maka Sunaryo memilih mengasingkan diri,” kata Penasehat Pomalilila Halut, Rahman Saha, kepada PilarMalut.id, Jumat (12/07/2019).

Menurutnya, Nari mengidap penyakit tahunan sehingga merasa minder dan tidak percaya diri lantaran ada cibiran dari masyarakat soal penyakit yang diderita dan mebuat merasa terpukul. Nari mengasingkan diri di hutan karena keluaraganta tidak mau mengurusnya selama hidup di Hutan.

“Sungguh disayangkan, penyakit yang diderita membuat ia (Nari) harus hidup berkelana selama 1,2 tahun. Tak hanya itu, selama hidup di hutan tak seorang pun yang menemaninya. Untuk itu hal ini butuh penanganan bersama dengan cara memberi sport, semangat agar Nari bisa berusaha untuk sembuh,” terangnya.

Ahman yang juga Sekretaris Muhammadiyah Halut itu, bersama barisan Laskar Pomalilila saat mengetahui informasi atas kejadian yang menimpa Nari selama setahun dua bulan, sehingga Sahabat Laskar Pomalilila sigap ke tempat Nari berteduh di Hutan. Setelah itu, Laskar Pomalilila langsung berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Galela dan pihak Puskemas langsung menjemput Nari.

“Saya mengajak kepada Masyarakat untuk peduli, kalau bukan kita siapa lagi, Alhamdulillah saat ini sudah rujuk RSU Tobelo untuk rawat. Semoga Nari bisa sembuh dan kembali menjalankan kehidupan seperti biasanya,” imbuhnya. (AA).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here