Mabuk, Seorang Pria Serang Kapolsek Tobelo Pakai Parang

0
1272
Seorang Pria (lingkaran Merah) yang diduga menyerang Kapolsek Tobelo

TOBELO, PilarMalut.id – Seorang pria yang diduga mabuk diketahui bernama Maikel Dawile, menyerang Kapolsek Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Iptu Andi Idrus, dengan sebilah parang. Peristiwa tersebut terjadi saat anggota polisi dipimpin Kapolsek Tobelo, melakukan patroli malam dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pada Sabtu (05/01/2019) sekitar pukul 23.30 wit.

Patroli dimulai dari mako Polsek Tobelo menuju Desa Wari. Sampainya di desa Wari, Kapolsek bersama anggotanya berhenti sementara untuk menghentikan acara pesta yang berada di Desa Wari karena sudah pukul 01.00 wit.  Namun salah satu pria Maikel Dawile, diduga sudah mabuk mengamuk di depan Kapolsek dan mengambil sebilah parang di Rumah dan menyerang Kapolsek.

Kabag Humas Polres Tobelo, Aiptu Hopni Saribu, kepada PilarMalut.id mengatakan, setiba di tempat acara Kapolsek meminta acara pesta ditutup karena sudah larut malam, tiba-tiba seorang pria berpakaian  kaos hitam celana jeans warna biru yang berada dalam pesta mengamuk dan lari pulang kerumahnya mengambil sebilah parang.

“Pelaku tersebut bernama Maikel Dawile, membawa sebuah parang panjang langsung menuju kearah Kapolsek, kemudian laki-laki tersebut mengayunkan parangnya kearah kapolsek dan menyerang kapolsek dengan parangnya. Alhamdulillah Kapolsek masih bisa mengelak dan memberikan tembakan peringatan dengan peluru hampa,” ujarnya.

Upaya pria tersebut kata Hopni, dihalau masyarakat setempat. Sehingga, pria yang menyerang Kapolsek dengan parang berhasil melarikan diri. “Kami mau melakukan penangkapan terhadap pelaku, namun pelaku berhasil lolos dan melarikan diri,” katanya.  

Ia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi degan pihak TNI 733 Kabaresi di pos mede untuk menyisir tempat tersebut, namun pelaku belum ditemukan. ”Pelaku yang menyerang Kapolsek Tobelo dan anggota telah melarikan diri sampai sekarang pelaku belum di ketahui keberadaannya,” tuturnya.

Hopni Menambahkan, tindakan pelaku sudah meresahkan warga Desa Wari, lantaran ulah pelaku menyerang Kapolsek. “Kini telah di buatkan LP tentang pengancaman dengan benda tajam, sehingga melanggar UU Darurat no 12 thn 1951,” tutupnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here