Kuota TKD Pendamping Desa di Halut Berkurang

0
459
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halut, Ony Hendrik

TOBELO, PilarMalut.id – Kuota Tenaga Kerja Daerah (TKD) Pendamping Desa (PD) se-Kabupaten Halmahera Utara (Halut) di tahun 2019 bakal berkurang. Pasalnya pengurangan TKD pendamping desa sesuai dengan kebutuhan kerja di pemerintah Kabupaten Halut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halut, Ony Hendrik kepada awak media Senin  (25/02/2019) mengatakan, ditahun 2018 TKD pendamping desa di halut sebanyak 370 namun berdasarkan kebutuhan kerja, Pemda Halut hanya membutuhkan 170 TKD pendamping desa untuk ditempatkan di 196 Desa.

“Saat ini sudah dilakukan seleksi sebanyak 170 TKD Pendamping Desa, yang dikurangi 200 dari jumlah sebelumnya 370.” Katanya

Ia menuturkan, pengurangan jumlah TKD PD di kabupaten halut juga berdampak pada penempatan TKD PD, dimana perkecamatan awalnya ditempati sebanyak 10 TKD kini hanya 5 TKD yang di tempatkan di 17 Kecamatan Se-Kabupaten Halut.

“TKD pendamping Desa ini, diakomodir hanya 5 TKD per-Kecamatan se-Halut, berdasarkan berkurangnya pekerjaan TKD di Tahun 2019, sehingga hanya 170 yang di akomudir.” tuturnya

Ia menambahkan, untuk upah kerja (Gaji) TKD di tetapkan secara bervariasi, berdasarkan SK Bupati yang dihitung berdasarkan tugas kerja. “Di wilayah Tobelo, gaji TKD sesuai standar UMP ditambah makan minum perbulan sebesar Rp 1.750.000. Sementara diluar Tobelo, seperti Loloda dan Kao Malifut per-TKD Rp 2.500.000. per bulan.” Ujarnya (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here