MK Perintah KPU Malut Masukan Data DPT Ganda

0
1161
Arif Hidayat selaku ketua panel dan didampingi dua hakim anggota yakni Suhartoyo dan Maria Farida Indartati pada Sidang Sengketa Pilgub Malut di Mahkamah Konstitusi

Jakarta, PilarMalut.id – Sidang sengketa Perselisihan Hasil Penghitunagn (PHP) Pilkada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor perkara 36/PHP GUB-XVi/2018, agenda mendengarkan jawaban termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut), di ruang penel III MK, Rabu (01/08/2018).

Sidang yang dipimpin hakim MK, Arif Hifayat, didampingi dua hakim yakni Suhartoyo dan Maria Farida Indrati, ternyata terungkap adanya data Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda berdasarkan pengakuan dari pihak termohon (KPU Malut), sontak mengundang perhatian hakim MK, Suhartoyo.

Suhartoyo dengan tegas meminta termohon segera memasukan data DPT ganda di MK. Suhartoyo menjelaskan, mahkamah tidak merasa penting dengan suara DPT ganda di salurkan kemana, karena mahkamah hanya minta data yang disampaikan termohon ada pemilih ganda.

“Mahkamah tidak penting dengan suara itu kemana, kami minta data yang disampaikan termohon tadi, TPS mana saja yang ada pemilih ganda itu disampaikan ke Mahkamah, meski pun itu menguntungkan pemohon” cetus hakim Suhartoyo.

Sementara itu, tim kuasa hukum pasangan Abdul Gani Kasuba dan M. Ali T. Yasin (AGK-YA), Junaidi membenarkan adanya fakta sidang pihak termohon diminta menyampaikan data DPT ganda, sebagaimana yang telah disampaikan pihak termohon.

“Saya melihat pihak termohon tidak mengindahkan permintaan majelis hakim, sehingga mereka diminta agar segera memasukan data DPT Ganda tersebut ke Mahkamah” ujarnya.

Dalam sidang tersebut dihadiri pihak kuasa hukum Termohon Ali Nuridin, Budi Rahman dan Dedi Ridwan. Hadir pula Kuasa Hukum pihak terkait (AHM-RIVAI), Robinson dan Hendra Karianga dan kuasa hukum pihak pemohon (AGK-YA) yakni A.H. Wakil Kamal dan Guntoro.(tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here