KPU dan Bawaslu Diduga ‘Halalkan’ Kecurangan, Tim AGK-YA Gugat ke MK

0
4460
Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen

TERNATE, PilarMalut.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Provinsi Maluku Utara (Malut), diduga ‘menghalalkan’ sejumlah kecurangan dan pelanggaran pemilu yang dilakukan pasangan calon gubernur dan wakil Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) yang terjadi di tiga Kabupaten-Kota di Provinsi Maluku Utara.

Tiga Kabupaten diduga terjadi kecurangan yakni di Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Taliabu dan Kepulauan Sula. Namun Bawaslu dan KPU tidak ingin mengumumkan dan terkesan menutupi sejumlah pelanggaran dan kecurangan yang dilakukan secara terstruktur tim pasangan calon AHM-Rivai. Demikian dikatakan Koordinator Tim Pemenangan AGK-YA, Muhammad Sinen, kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, hasil keputusan sidang pleno rekapitulasi KPU yang memutuskan kemenangan AHM-Rivai belum keputusan final. Sebab kemenangan itu tidak mencukupi 2 persen melainkan selisihnya 1,41 persen. Sehingga, pihaknya tetap membawa keputusan tersebut ke MK.

“Ada sejumlah bukti pelanggaran yang kami miliki dan kami sudah siap untuk ke MK. Kami sudah tahu KPU dan Bawaslu tidak mengambil kebijakan, maka masalah ini harus bawa ke MK karena ini jalan terakhir kami,” ujarnya.

Ketua DPD I PDIP Maluku Utara ini meyakini sejumlah kecurangn dan pelanggaran di bawa ke MK akan menjadi dasar tim AGK-YA menang di MK.

“Sejumlah kecurangan yang terjadi di tiga Kabupaten/Kota ini sudah banyak bukti dikantongi, kemudian saksi-saksi yang sudah di karantina oleh tim hukum kami dan ini kami siap untuk ke MK,” katanya.

Ia menghimbau, massa pendukung AGK-YA jangan terpancing dengan suasana saat ini. Tim AGK-YA juga berterima kasih kepada seluruh rakyat Maluku Utara yang sudah memberikan dukungan kepada paslon AGK-YA dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara pada 2018 ini. “Lebih khususnya lagi kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” imbuhnya. (tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here