Ketua KPU Malut Kaget MK Putuskan PSU

0
3983
Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo

TERNATE, PilarMalut.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara, Syahrani Somadayo, mengaku terkejut setelah mendengar amar putusan Mahkama Konstitusi (MK) dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo saat dikonfirmasi PilarMalut.id via WhatsAap, Senin (17/09/2018) mengatakan, MK sudah salah tafsir soal 6 Desa. Sebab, 6 Desa tersebut sudah selesai dan tidak ada lagi masalah dan Mendagri juga telah membenarkan hal tersebut.

“Saya kaget, waktu mendengar putusan MK yang memerintahkan kami agar melakukan PSU di 6 Desa, padahal yang bermasalah itu hanya di 2 kecamatan Taliabu Barat dan 1 kecamatan di Sula,” tuturnya.

Syahrani menambahkan, jika amar putusan MK 45 hari setelah pembacaan putusan, KPU Malut akan tetap siap melaksanakan sesuai dengan perintah tersebut. “Tapi kan baru hari ini putusan, jadi kami masih harus lapor ke KPU RI dulu, KPU Malut dapat arahan dari pusat baru kita susun perencanaan,” tuturnya.

Syahrani menambahkan, untuk Kecamatan 2 Taliabu Barat dan 1 Kecamatan Sanana, Pihaknya akan melaksanakan bimtek yang matang, agar tidak terulang kesalahan yang sama pada beberapa waktu lalu.

“Saya berharap, agar masyarakat Malut tetap bersabar menanti hasil pilgub ini, karena kami sudah berusaha sebaik mungkin,” tutupnya. (Fir).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here