Kepala Samsat Haltim Mangkir dari Panggilan Penyidik

0
83
Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga

TERNATE, pilarmalut.id – Agenda pemeriksaan dugaan kasus korupsi UPTB Samsat Halmahera Timur (Haltim) senilai Rp. 600 Juta tahun 2017 rupanya belum berjalan mulus. Pasalnya Kapala UPTB Samsat Haltim Zul Wahyu Usman Syah yang dijadwalkan untuk diperiksa tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara pada senin 29 juni 2020 tidak hadir alias mangkir dari pemanggilan penyidik Pidsus.

“Rencanya hari ini yang bersangkutan diperiksa oleh Pidsus untuk kedua kalinya namun tidak hadir,” kata Kasi Penkum Kajati Malut Richard Sinaga kepada wartawan senin (29/06/2020) diruang kerjanya.

Juru bicara lembaga Adhyaksa Malut ini mengaku, alasan ketidakhadiran kapala Samsat Haltim dalam agenda pemeriksaan kedua itu belum diketahui secara pasti. Meski begitu dugaan kasus tindak pidana tersebut tetap dijadwalkan atau dilakukan pemanggilan kembali kapada orang-orang yang tahu-menahu atas kerugian pajak kendaran bermotor tersebut.

“Artinya bukan hanya kapala samsat saja namun orang-orang yang dianggap perlu dimintai keterangan oleh penyidik akan dipanggil juga,” tandasnya

Sekedar diketahui, kapala Samsat Haltim Zul Wahyu sebelumnya diperiksa tim penyidik Pisus baru-baru ini atas temuan hasil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Malut tahun anggaran 2017. UPTB Samsat Haltim diduga tidak menyetorkan sejumlah pajak ke kas daerah sehingga berindikasi merugikan keuangan daerah.

BPK menemukan adanya selisih antara data pembayaran PKB dengan BBN-KB yang telah dilakukan pihak dealer dengan data setoran ke kas daerah sebanyak 166 kendaraan senilai Rp 755.906.150. Dari jumlah tersebut, sebanyak 145 kendaraan senilai Rp 651.571.250 merupakan penerimaan BBN-KB yang tidak disetorkan ke rekening kas daerah. Sisanya sebanyak 21 kendaraan senilai Rp 104.334.900 merupakan penerimaan yang bersumber dari kendaraan baru yang terdaftar di Samsat Haltim namun tidak dilakukan penyetoran PKB dan BBN-KB. (Ay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here