Kemenhub Fokus Bangun Bandara Morotai

Di Halteng Investor Tanam Saham Rp 140 Triliun

1
428
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi saat diwawancarai Awak Media di Bandara Sultan Babullah Ternate

TERNATE, PilarMalut.id – Bandar Udara Leo Wattimena Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara (Malut), menjadi fokus pembangunan Bandara di Wilayah Maluku Utara pihak Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat dikonfirmai sejumlah wartawan ketika berkunjung Ke Malut, Kamis (30/08/2018) mengatakan, untuk pengembangan bandara di Maluku Utara yang masih di pikirkan kemenhub yakni bandara Morotai dibandingkan dengan bandara Sultan Babullah Ternate.

“Yang kita pikirkan saat ini bandara Morotai, kita akan lengkapi fasilitasnya, terminal dan dilengkapi mobil kebakaran dan sebagainya agar menjadi bandara yang lebih baik lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, Pembangunan bandara Leo Wattimena Morotai, bukan pada tahap rancangan tetapi sudah masuk dalam realisasi program kemenhub.

“Sudah masuk di APBN tahun ini, kita juga kolaborasi dengan pihak swasta, kita berikan kepada swasta untuk berinvestasi seperti di Weda nanti,” ujarnya.

Sementara untuk Bandara dan Pelabuhan Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) kata dia, ada salah satu investor yang berinfestasi senilai Rp 140 Triliun.

“Investasi ini membawa kemajuan daerah, seperti membuka lapangan pekerjaan. Untuk pelabuhan tidak menutup kemungkinan kedepan digunakan untuk ekspor import dan ini menguntung Negara, makanya Kita mensuport,” imbuhnya.

Budi menambahkan, sebagai bentuk dukungan Kemenhub, langkah pertama yang akan dilakukan berupa memberikan izin kepada bandara Weda.

“Kita akan memberikan izin kepada bandara itu, menjadi bandara yang lebih prudent, lebih panjang, ada terminalnya biar terpenuhi aspek-aspek keselamatan yang wajib mereka penuhi,” tuturnya. (Ay).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here