Kejati Kembali Tarik Dua Mobil dari Tangan Mantan Pejabat Pemprov Malut

0
57
Sejumlah aset beegerak berupa Mobil milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang ditarik dari mantan pejabat

TERNATE,PilarMalut.id- Setelah menarik empat mobil dinas milik mantan pejabat Pemerintah  Provinsi Maluku Utara (Malut) yang ditotalkan senilai Rp 1,4 milyar dalam rangkah penyelamatan asset daerah yang masih dikuasi mantan pejabat maupun pihak ketiga, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Rabu (25/11/2020), kembali menarik dua unit mobil yakni Toyota Fortuner dan Toyota Innova dari tangan mantan pejabat Pemprov Malut.

“Hari ini ada dua unit yang kita selamatkan dari asset daerah,” kata Kasi Penkum Kejati Malut Richard Sinaga, kepada wartawan.

Menurutnya, Kejati Malut kembali melakukan penyelamatan keuangan negara dalam bentuk asset bergerak yang dikuasai pihak ke tiga setelah menerima  Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan Pemprov Malut. “Aset berhasil diselamatan  kali ini berupa mobil Toyota Fortuner Tahun 2009  senilai Rp.540.101.000  dan mobil Toyota Innova Q tahun 2019 senilai Rp.425.661.240,” ujarnya.

Juru bicara Kejati Malut ini mengaku, total keuangan negara yang diselamatkan senilai Rp 2 miliar lebih atau  sebasar Rp.2.376.691.490 atau dari jumlah sebelumnya senilai Rp.1.410.929.250, sehingga terjadi peningkatan sebesar Rp 965.762.240 melalui 2 unit kendaraan dalam waktu 3 hari.

“Prinsipnya Datun Kejati Malut terus bekerja guna penyelamatan uang negara dari Aset yang dikuasai oleh pihak ketiga,” tuturnya.

Kejati Malut menghimbau, mantan-mantan pejabat yang masih menguasai aset pemprov agar lebih kooperatif untuk segara mengemabilikan aset daerah yang masih dikuasi.

Sekedar diketahui, Sebelumnya, mobil dinas yang diselamatkan  berupa Toyota Hilux tahun 2014 senilai Rp 177.090.000, Toyota Prado tahun 2007 senilai Rp.570.794.250, Toyota Fortuner tahun 2014 senilai Rp 518.904.000, Toyota Innova tahun 2006 senilai Rp 207.141.000. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here