Kejari Halut Lirik Proyek Pembangunan Rumah Pintar Milik KPU

0
127

TOBELO, PilarMalut.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, melirik pembangunan rumah pintar miliki Komisi Pemilihan Umum (KPU Halut, karena diduga bermasalah.

Proyek yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), awal pekerjaannya sangat ditutupi besaran anggaran sebab tidak memasang papan proyek pekerjaan. Bahkan, pkerjaan sudah selesai namun hingga kini belum juga diketahui besaran jumlah dana yang digelontorkan. Sehingga, masyarakat juga tidak mengetahui besaran anggaran serta nama pembngunan tersebut.

Pasi Intel Kejari Halut, Erwin, kamis (06/12/2018) kepada sejumlah wartawan mengatakan, jima proyek tersebut bermasalah menjadi atensi Kejari.
Menurutnya, pihaknya belum bisa melakukan penyelidikan karena harus menunggu pemeriksaan dari pihak inspektorat, ” Kalau sudah selesai pemeriksaan dari Inspektorat baru bisa lidik karena belum habis tahun anggaran,”ujarnya.

Pembangunan satu unit gedung rumah pintar, lokasinya tidak jauh dengan kantor Kejari Halut. Saat dibangun tidak ada papan informasi menyangkut pembangunan tersebut. Anehnya, Plt Sekertaris KPU Halut, Yusak Bubala, mengaku tidak mengetahui anggaran tersebut.

Informasi yang diperoleh pembangunan rumah pintar itu, menggunakan dana hibah dari Pemkab Halmahera Utara tahun 2018.
Sekertaris umum GMNI Halmahera Utara, Ronal Muhama mengatakan, proyek pemerintah yang tidak memasang papan proyek patut diduga telah menyembunyikan informasi anggaran kepada masyarakat. ” masyarakat pasti bertanya dari mana asal anggaran itu, ” katanya.

Sementara, Rusli Sebe, yang diduga mengelola proyek bangunan tersebut saat dikonfirmasi tidak memberikan penjelasan terkait anggaran bangunan trrswnut. Bahkan, Rusli mengarhakan wartawan harua menanyakan langsung ke Sekertaris KPU. “Nanti hubungi di pak sek,” singkatnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here