Kasus Kapal Nautika Dikjar Malut Seret Empat Tersangka

0
181

TERNATE, pilarmalut.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) melalui tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), akhirnya menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan Korupsi Pengadaan Nautika Kapal Penangkap ikan dan alat Simulasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut, yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 1 miliar lebih dari total anggaran senilai Rp 7,8 miliar bersumber dari APBD tahun 2019.

Informasi yang dihimpun pilarmalut.id, empat orang yang ditetapkan tersangka diantaranya, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Malut, insial IY, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dikjar Malut insial ZH, mantan Pokja insial RZ dan kontraktor insial IR.

Kepala Kejati Malut Erryl Prima Putra Agoes yang di dampingi Asisten Pidana Khusus M. Irwan Datuiding, Kasipenkum Kejati Malut Richard Sinaga dalam konfrensi pers di aula kantor kejati, Rabu (10/02/2021) mengatakan, perkembangan penanganan kasus tersebut pihaknya telah menetapkan empat tersangka.

“Saya sudah mengeluarkan surat penetapan tersangka yakni antara lain inisialnya adalah IY, ZH, RZ serta IR, dan kerugian negara diperkirakan mencapai Miliaran,” katanya.

Sementara itu, Aspidsus Kejati Malut Irwan Datuiding menyampaikan, dari hasil penyelidikan ditemukan dua alat bukti yang cukup sehingga penyidik dapat menyimpulkan dan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus karupsi kapal nautika.

“Peran ke empat tersangka ini kami telah dapatkan secara gamplang, mengenai perbuatan materil dari masing-masing tersangka dan yang pasti telah didukung dua alat bukti sebagaimana yang ditetapkan dalam UU,” ujarnya.

Kasus kapal nautika kata Irwan, masih dalam penanganan tim penyidik, tidak menutup kemungkinan masih bisa menemukan tersangka lain.

“Tidak menutup kemungkinan jika kedapan ada temuan mengarah ke tersangka lain, akan kita lakukan penambahan tersangka dan itu apabila ada,” tuturnya.

Empat tersangka dalam kasus tersebut dijerat dengan Pasal 2 UU 32 tahun 1999 JO UU Nomor 20 tahun 2002 Pasal 2 dan Pasal 3 JO 55 Ayat (1) ke 1 KUHP. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here