Inspektorat Tepis 21 Proyek Disperkim Malut Bermasalah

0
51
Ilustrasi

SOFIFI, PilarMalut.id – Inspektorat Provinsi Maluku Utara (Malut), menepis isu dugaan korupsi anggaran 21 proyek fisik di Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Disperkim) Provinsi Maluku Utara(Malut) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

“Tudingan oknum-oknum itu tidak benar, sebab semua SPJ perencanaan sudah lengkap dan tidak ada lagi masalah terkait dengan 21 paket,” kata ketua tim pemeriksan Insprektorat Malut Nasaruddin Lumbana, kepada sejumlah wartawan di eks kantor Wali Kota Ternate Kamis (12/09/2019).

Menurutnya,  sebanyak 21 pekerjaan Disperkim tidak ada indikasi korupsi hanya keterlambatan penyampaian pertanggungjawaban dari Disperkim. ”Itu hanya sebatas administrasi, olehnya itu tudingan tersebut tidak benar,” ujarnya.

Ia mengaku, Ispektorat telah melakukan investigasi terkait dengan perencanaan dan anggaran, namun tidak ditemukan adanya indikasi korupasi, karena seluruh SPJ sudah sesuai dengan mekanisme. ”Kalaupun ada kecurigaan itu hanya sebatas keterlambatan pemasukan SPJ,” katanya.

Nasaruddin menjelaskan, sebelumnya inspektorat menemukan adanya kesalahan adminsitrasi dan telah disampaikan ke Disperki, sehingga Disperkim langsung dilakukan perbaikan melengkapi kekurang admintasi laporan pertangunggungjwaban. (Div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here