Ini Pendapat Gubernur 11 Ranperda Inisiatif DPRD Malut  

0
77
Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba

SOFIFI,PilarMalut.id- Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba, menyampaikan pendapat terhadap 11 Rancangan Peraturan Daerah  (Perda) Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut), dalam paripurna yang dipusatkan di kantor DPRD Malut, Kamis (14/01/2020).

Penyampaian pendapat gubernur atas 11 Raperda untuk menindaklanjuti surat Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Maluku Utara Nomor 188.34/1013/DPRD tentang Penyampaian Ranperda usul DPRD Tahun 2021, tanggal 12 Januari 2021 dan telah disampaikan juga penjelasan DPRD Malut dalam Paripurna ke 13 Persidangan ke satu tahun sidang 2020/2021  beberapa waktu lalu.

Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba, saat menyampaikan pendapat tertulis dalam paripurna DPRD Malut, menyebutkan, 11 Ranperda inisiatif  DPRD berdasarkan Pasal 1 Angka 1 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan disebutkan, pembentukan perundang-undangan suatu pembuatan peraturan-perundang-undangan yang mencakup tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan dan pengundangan merupakan bagian tak terpisahkan dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan termasuk Peraturan Daerah, sehingga perlu dikaji dan ditelaah secara komprehensif Pemerintah Daerah dan DPRD dalam rapat-rapat pembahasan selanjutnya.

“Pada prinsipnya ke 11  Ranperda inisiatif DPRD Provinsi Maluku Utara telah diterima untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, mengingat dari sejumlah Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD tersebut, tentunya bermuara pada Pembentukan ”Payung Hukum” yang menjadi dasar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Malut,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebagai mitra kerja enyelenggaraan pemerintahan, pembengunan dan  pelayanan masyarakat,  harus satukan persepsi untuk menelaah, mengkaji dan membahas materi sejumlah Rancangan Peraturan Daerah dimaksud dengan arif dan bijaksana dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, sehingga materi sejumlah Rancangan Peraturan Daerah tersebut diharapkan tidak berbenturan dan atau bertentangan dengan peraturan perundang – undangan yang lebih tinggi tingkatannya, kepentingan umum maupun peraturan daerah lainnya.

“ Karena pada akhirnya Peraturan Daerah yang telah kita tetapkan akan disampaikan ke Pemerintah untuk difasilitasi, dievaluasi dan diberikan Nomor Register untuk diundangkan ke dalam Lembaran Daerah Provinsi   Maluku Utara sesuai peraturan perundang-undangan  yang berlaku,” tuturnya.

11 Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Malut yang disampaikan ke Pemprov Malut diantaranya:

  1. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Dana Bencana Daerah;
  2. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Dana Penangulangan Bencana Daerah;
  3. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Tata Niaga dan Pengelolaan Hasil Pertanian;
  4. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Perlindungan dan Pengembangan UMKM;
  5. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Rencana Umum Energi Daerah;
  6. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 tahun 2012 Pengelolaan Ketenagalistrikan Daerah ;
  7. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah ;
  8. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika;
  9. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Pelestarian dan Pengelolaan cagar Budaya.
  10. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat; dan
  11. Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.

Rapat parupurna di hadiri sejumlah pimpinan SKPD Pemprov Malut dan pimpinan serta anggota DPRD Malut berjalan lancar. (Div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here