Hasil TCM Walikota Tidore Positif Corona, Istri Dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie

0
170
Walikota Tidore H Ali Ibrahim saat dirujuk ke RSUD Chasan Basoerie (senin, 25/05/2020)

TERNATE, pilarmalut.id – Wali Kota Tidore Kepulauan, H. Ali Ibrahim, Provinsi Maluku Utara, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19), berdasarkan hasil pemeriksaan melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie.

“Saya sudah mendapatkan izin dari dokter RSUD Chasan Boesoirie untuk menyampaikan dalam konferensi pers, bahwa wali kota Tidore Kepulauan terkonfirmasi positif dan disebut dengan pasien 128,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pemerintah Provinsi Malut dr. Alwia Assagaf, didampingi Koordinator Humas, Mulyadi Tutupoho dalam konferensi pers, di Posko Covid-19 Sahid Bela Hotel, Kamis (28/05/2020) malam.

Menurutnya, wali kota Tidore memiliki riwayat kontak dengan pasien 100 inisial ASS yang meninggal. “Saat ini wali kota Tidore berada di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoirie, Ternate,” katanya.

Alwia menambahkan, saat ini juga isteri wali kota Tidore berada di RSUD CB, setelah dirujuk dari SD Tidore. “Isteri wali kota Tidore mengalami gejala pernapasan dan batuk, sehingga dirujuk ke Ternate,” ujarnya.

Sementara, isteri Wali Kota Tidore Kepulauan, Hj. Sulama Ali Ibrahim, Kamis (28/5/2020) siang tadi dirujuk dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Tidore ke RSD Chasan Boesoirie, Ternate menggunakan Kapal Fery Gorango, dengan mobil ambulance dengan nomor polisi DG. 8036 KT menuju RSUD Chasan Boesoirie untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

“Isteri Wali Kota Tidore dirujuk ke RSUD CB, Ternate karena mengalami gejala demam dan batuk, sehingga bisa mendapat perawatan lebih intensif dari dokter paru,”  kata Direktur RSD Tidore, Fahrizal Marajaabessy kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Menurutnya, sakit isteri wali kota Tidore masih pada kecurigaan mengarah ke sakit paru-paru, dan belum bisa dipastikan  sehingga dirujuk ke Ternate. “Tiga hari dirawat di RSUD Tidore dan hasil rapid test menunjukan non reaktif,” jelasnya.

Untuk diketahaui, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Maluku Utara berjumlah 128 orang, di antaranya 21 pasien sembuh dan 6 orang meninggal dunia.  (div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here