Hadiri Pesta Pernikahan, Pemuda Tolonuo Ditebas dengan Parang

0
916
Ilustrasi

TOBELO, PilarMalut.id – Salah satu pemuda Desa Tolonuo Kecamatan Tobelo Utara, Yudai Tomagola (27), dianiaya dengan cara ditebas tiga orang pelaku menggunakan senjata tajam, hingga korban mengalami luka robek dibagian kiri wajah dan jari tangan bagian kanan.

Aksi penganiayaan terjadi di tempat acara pesta pernikahan di Desa Togoliua, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halut, Senin (17/06/2019) sekitar pukul 01.00 WIT.

Polres Halmahera Utara berhasil menangkap satu pelaku Dedi Bawiluku (22), warga Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo timur. Sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Berdasrakan keterangan korban, dirinya datang ke Desa Togoliua karena keluarganya sedang mengadakan acara pesta adat Pernikahan. Pada saat acara berlangsung, tiba-tiba datang tiga orang pelaku dengan bertemu korban, kemudian para pelaku menanyakan kepada korban terkait kasus pemukulan terhadap rekan mereka. “Kenapa pukul teman kami,” ucap salah satu pelaku dituru Kasubag Humas Polres Halut Aiptu Hopni Saribu, saat dikonfirmasi awak media.

Tak hanya itu, kata Hopni, kemudian para pelaku mengajak korban keluar dari acara pesta tersebut, tepatnya di depan rumah salah satu warga bernama Mus Hamid yang tidak jauh dari lokasi acara pesta, tiba-tiba dua pelaku langsung mengambil sebilah parang dan menganiaya korban.

“Korban mengalami luka sayat pada bagian wajah sebelah kiri dan wajah sebelah kanan serta jari tangan kiri,” katanya.

Korban kemudian lari untuk menyelamatkan diri, masyarakat yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang melihat kejadian tersebut, kemudian melerai dan mengejar para pelaku.

“Satu pelaku berhasil diamankan masyarakat dan sisanya berhasil melarikan diri, selanjutnya masyarakat membawa korban ke klinik Hohidiai (Rs Kusuri) guna mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menangkap pelaku yang sempat di hajar masyarakat setempat. Pelaku saat ini di larikan ke RSUD Tobelo untuk dirawat dalam keadaan tangan terborgol sebagai tahanan.

“Saat ini kami suda mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, dan mengambil hasil visum terhadap korban,” terangnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here