Gubernur Malut Teken 10 Poin Keselamatan Laut

0
409
Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba bersama Kapolda Brigjen Pol Naufal Yahya, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Wisnu Kusardinto serta Kepala KSOP Ternate Taher Laitupa, saat menandatangani 10 poin kesepakatan bersama tentang keselamatan laut. Senin (10/10/2018).

TERNATE, PilarMalut.id – Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, Kapolda Malut Brigjen (Pol) M. Naufal Yahya, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Whisnu Kusardinto, Kepala Kantor Kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, akhirnya menandatangani 10 poin kesepakatan bersama tentang keselamatan transportasi laut, dari hasil seminar yang digagas Komunitas Pers Sofifi (Kompress).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut, dipusatkan di pelabuhan semut Mangga Dua, Kota Ternate Selatan, dirangkaikan dengan pembagian 230 life jacket dari panitia pelaksana Kompress maupun Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Malut, Senin (08/10/2018).

Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba, dalam sambutannya mengatakan, keselamatan transportasi laut harus jadi perhatian bersama, sebab keselamatan merupakan faktor utama yang harus di perhatikan.

“Wilayah kita sebagian besar laut, maka sudah pasti memiliki tingkat kecelakaan laut sangat tinggi, hal kecil seperti pelampung bisa berpengaruh pada keselamatan kalau terjadi kecelakaan. Kelalaian life jacket juga harus kita perhatikan,” katanya.

Sementara, Kapolda Malut Brigjen Pol M. Naufal Yahya menjelaskan, kegiatan yang digagas kompress merupakan kegiatan mulia yang harus di apresiasi.

“Ketika kita bertransportasi disana ada keselamatan dan kecelakaan yang harus di antisipasi bersama. Ini bukan masalah tau berenag ataupun tidak, yang pasti semua orang kalau mengalami kecelakaan di laut akan panik dan ini bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” katanya.

Pemberian life jacket (pelampung) secara simbolik

Kepala KSOP Ternate, Taher Laitupa mengatakan, pihaknya berterimakasih yang tak terhingga kepada Kompress Malut atas kegiatan yang dilaksanakan.

“Kami sangat Apresiasi kegiatan ini, karena Kompress membantu tugas kami untuk peduli terhadap keselamatan berlayar baik itu penggunaan jasa maupun penyedia jasa transportasi khususnya di laut,” imbuhnya.

Taher menambahkan, pihak Asosiasi Speedboat agar dapat menerapkan hasil kesepakatan yang telah ditandatangani tersebut. Sebab jalan tidak-nya penerapan kesepakatan sangat tergantung kesadaran para oprator speedboat.

Baca JugaSeminar Keselamatan Laut Hasilkan 10 Poin Rekomendasi

“Ketika terjadi kecelakaan, jangan hanya KSOP yang disalahkan, kita berharap dengan kesepakatan ini menjadi awal perbaikan pelayanan di pelabuhan ini,” tuturnya.

Penerapan penggunaan life jacket sebelum keberangkatan pasca penandatangan kesepakatan keselamatan laut

Setelah penandatangan kesepakan bersama, Dirpolairud Polda Malut, kepala KSOP dan Kadishub Provinsi Malut serta asosiasi speadboad di Ternate, melaksanakan pemeriksaan kelengkapan spead boad serta memastikan penggunaan life jecker sebelum Speed bood di berangkatkan. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here