Filipina Jadi Jalur Transaksi Penyelundupan Hewan Asal Malut

0
284
Hewan Lindung Yang Berhasil diamankan Polairud Polda Malut

TERNATE, PilarMalut.id – Polairud Polda Maluku Utara, berhasil mengagalkan penyelundupan hewan Lindung di perairan Kabupaten Halamhera Selatan, yang hendak dijual ke negara Filipina. Dari hasil penangkapan tersebut, Polda Malut langsung menyerahkan Barang Bukti (BB) Penyelundupan Hewan Lindung ke Balai Konservasi Sumber daya Alam (KSDA) Maluku wilayah Ternate.

Dit Polairud Polda Malut, Kombespol Arif Budi Winofa, usai penyerahan mengatakan, hewan-hewan dilindungi berjumlah 67 terdiri dari 28 ekor kera, 21 ekor kura-kura, 18 ekor burung Kaka Tua Putih, delapan ekor burung Nuri Bayan Hijau, dan lima ekor burung Nuri merah

“Anggota direktorat polisi dan udara Polda Malut, berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan hewan di lindungi di perairan Halsel,” kata Arif kepada awak Media Sabtu (02/06/2018), di kantor Dir Polairud.

Ia menjelaskan, selain barang bukti hewan yang diamankan, Polairud juga ikut mengamnakan empat orang terduga penyelundupan hewan dengan insial AK, YK, MY DAN S. “Kami terus menyelidiki siapa di balik pemesan puluhan hewan di lindungi ini,” ujarnya.

Keempat terduga pelaku melanggar pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 huruf a dan huruf c, undang-undang no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, supsider pasal 323 ayat 1 undang-undang nomor 17 tahun 2008 dengan ancaman pidana 5 tahun dan denda 100 juta rupiah.

Dalam penyerahan BB tersebut, turut dihadiri Kepala Kantor BKSDA Kota Ternate beserta Staf, Komandan KP. Gamalama XXX-3002, Personil Subdit Gakkum. (Ay).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here