Ekspor Jagung ke Surabaya Ditangani Perusda Halbar

0
29
Kadis Pertanian Halbar, Totari Balatjai

JAILOLO, PilarMalut.id – Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, sudah tidak menangani ekpor jagung ke surabaya. Pengiriman jagung ke Surabaya, maupun kepada pembeli jagung yang ada di Maluku Utara, sudah ditangani Perusahan Daerah (Perusda) Halbar.

Hasil panen petani jagung di Halbar langsung diambil Perusda, sehingga Petani jagung tidak perlu mencari pembeli jagung.

“Saat ini petani jagun tidak lagi repot atau khawatir soal pembeli jagung, karena perusda langsung membeli jagung dari petani, selanjutnya diekspor ke Surabaya,” Kata Kepala Dinas Pertanian Halbar, Totari Balatjai kepada wartawan, diruang kerjanya, Rabu (10/07/2019).

Menurutnya, sebelumnya petani jagung hanya berada di Desa Akediri, kini sudah hampir semua desa melakukan penanaman jagung, sehingga target menjadikan Halbar sebagai lumbung jagung di Malut bisa terwujud.

“Sesuai arahan bupati untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, maka dengan cara apapun akan kita lakukan, sehingga hasil pertanian masyarakat bisa meningkat,”katanya.

Ia menambahkan, pemkab halbar tidak hanya fokus pada petani jagung, tapi juga petani kelapa sehingga dengan hadirnya Sentral Industri Kelapa Terpadu (SKIT) di Desa Acango, petani kelapa bisa mendapat penghasilan.

“Jadi semua produksi pertanian sudah ditangani perusda, sehingga para petani tinggal menunggu ditempat dan perusda datang melakukan pembelian,” tuturnya. (Adi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here