DPRD Pertanyakan Kegiatan BUMD PT. Halut Mandiri

0
80

TOBELO, PilarMalut.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Utara (Halut) mempertanyakan kegiatan yang dilakukan BUMD PT Halut Mandiri, dalam memproduksi Industri Air Minum Dalam Kemasan O’AKe.

Pasalnya, setelah diberikan penyertaan modal sebesar Rp 8,5 miliar lewat persetujuan DPRD dan Pemkab Halut, namum kegiatan kegiatan tidak jalan.

Ketua Komisi II Janlis Kitong menyebutkan, pihak sudah melakukan pertemuan internal dan akan segera membentuk Panja. Selain itu, pihaknya akan bertemu Sekda guna mengecek apakah lokasi kegiatan PT Halut Mandiri .

“Tadi rapat internal sudah dilakukan dan masih dalam rancangan akan bentuk Panja, untuk menelusuri kegiatan PT Halut Mandiri setelah diberikan penyertaan modal yang bersumber dari APBD Halut,” jelasnya kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD, Kamis (10/01/2019).

Selain itu lanjut Janlis, pihaknya meminta ke bank BPD jangan menggubris Direktur PT Halut mandiri bermohon mengusulkan kredit ke BPD Rp 2,5 miliar.

“Kami pernah heering dan kami meminta hentikan untuk kredit. Kami mau tanya siapa yang memerintahkan. BUMD ini harus tuntas karena disana tinggal air gelong. Sementara yang lain menunggu kredit. Kami mempertanyakan keuntungan itu dimana? Ini yang menjadi tanda tanya bagi kami,” ucapnya.

Ia mengaku, ketika di kroscek di lapangan ternyata PT Halut Mandiri tidak lagi beroperasi, alasannya salah satu mesin yang mengelola air mineral sudah rusak.

“Perlu diketahui bahwa PT Halut Mandiri ini tidak lagi memproduksi Air Mineral dalam bentuk Gelas dan Botol sejak Bulan November 2018, hanya Air gelong. Namun kini,untuk memproduksi air gelong pun sudah macet,” imbuhnya.

Wakil Ketua Sahril Hi. Rauf menambahkan, Direktur PT Halut Mandiri harus mempertanggungjawabkan dana Rp 8,5 miliar.

“Sementara ini ada beban besar daerah dalam pembangunan jalan, sehingga jangan lagi ditambah beban,” jelasnya.

Diketahui, Wakil Ketua DPRD Sahril Hi. Rauf, Ketua Komisi II Janlis Kitong dan sejumlah anggota DPRD turun ke lokasi untuk menemui pimpinan PT Halut Mandiri Theis Tarangi, namun tidak berada di tempat,hanya beberapa staf saja yang berada di kantor. “Direktur tidak ada di tempat dalam kunjungan kami ke lokasi,” tutupnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here