Diduga Main Curang, Saksi Caleg DPD di Halut Ditangkap Polisi

0
580
Saksi salah satu Caleg DPD tertangkap Tangan membawa 25 Surat Suara

TOBELO, PilarMalut,id – Seorang warga Desa Bobaneigo, Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bernama Rinto, diduga melakukan kecurangan dalam Pemilu serentak 2019. dugaan tersebut setelah anggota polisi yang mengawal TPS menangkapnya membawa kabur 25 surat suara (SS), Rabu (17/04/2019).

Rinto yang tercatat sebagai saksi salah satu caleg DPD RI tertangkap tangan membawa kabur 25 surat suara yang terdiri dari 5 lembar surat suara (SS) untuk presiden, 5 lembar SS DPD RI, 5 lembar SS DPRD RI, 5 lembar SS DPRD Provinsi Malut, dan 5 DPRD Kabupaten Halut. Beruntung 25 lembar surat suara yang diambil belum digunakan atau dicoblos.

Dengan kejadian tersebut, proses pencoblosan langsung dihentikan sementara sembari melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, sebab berpapasan dengan tim pemantau pemilu yang terdiri dari Gakkumdu Bawaslu Halut dan insan pers saat melakukan pemantauan di TPS 05 dan TPS 06 Desa Bobaneigo, yang dipimpin komisioner Bawaslu Ahmad Idris.

“Kami tim khusus Bawaslu Halut sudah tindaklanjuti temuan ini, jadi untuk pencoblosan tetap berjalan. Hanya saja SS yang ditemukan tadi akan dipisahkan dari SS yang lain,” kata Ahmad Idris.

Ahmad mengaku dengan perbuatan pelaku, pihaknya menyerahkan ke aparat hukum untuk diproses lebih lanjut. “Memang SS yang diambil belum tercoblos, tapi itu akan dipelajari lebih lanjut Gakkumdu,” tutupnya. (AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here