Dianggap Kades Ngofakiaha tak Transparan ADD, Warga Palang Kantor

0
291

TOBELO,PilarMalut.id – Puluhan Masyarakat Desa Ngofakiaha Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmhera Utara (Halut), menggelar unjuk rasa dan pemalangan Kantor Desa Ngofakiaha, sejak Kamis (03/01/2019) sampai pada Senin, (07/01/2019).

Pemalangan terjadi dipicu akibat Kades Ngofakiaha  tidak transparan penggunaan Anggaran ADD/DD Tahun 2018 pada pencairan tahap satu 20 persen, tahap dua 40  persen dan tahap tiga 40 persen.

Kepala Desa Ngofakiaha, Fahri Yamin kepada awak media mengatakan, penyebab masyarakat melakukan unjuk rasa pemalangan kantor desa  lantaran dirinya memecat bendahara dan  dua staf desa.

“Aksi pemalangan kantor desa karna saya sendiri yang melakukan pemecatan kepada bendahara desa dan dua staf desa, yang dimana bendahara desa melakukan pemotongan tunjangan staf desa selama 11 bulan. Sehingga, saya mengambil sikap tegas dengan cara memecat,” singkatnya.

Sementara, Ketua BPD Desa Ngofakiaha, Sailan Ibrahim mengatakan, keluhan masyarakat akan di tinjaklanjuti karena, selama ini kepala Desa tidak pernah melaksanakan rapat dengan masyarakat terkait penggunaan Anggaran ADD/DD.

“Rencana hari (kemarin) ini BPD akan membuat surat undangan rapat ke kepala Desa, sehingga kepala desa bisa menyampikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat,”ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan ADD tahap satu, tahap dua dan tahap tiga di gunakan untuk pembayaran pajak dan sisa tunggakan lampu Jalan tenaga Surya 15 Unit, dan lampu tenaga Listrik 20 Unit.

Sailan menuturkan, rapat pertanggung jawaban dilakukan setelah rapat RT kemudian ditindaj lanjuti dengan rapat Umum. ”Kami selaku BPD menyampaikan kepada Kepala Desa untuk hadir dalam rapat  sesuai keinginan masyarakat, namun kades tidak mau hadir dengan alasan harus mengundang secara resmi melalui undangan BPD.

Selain itu lanjut Sailan,  alasan Kades tidak hadiri rapat karena laporan pertanggung jawaban  bukan di sampaikan ke masyarakat namun ke Pemda Kabupaten. ”Sedangkan laporan taransparansi anggaran ke masyarakat melalui urutan yaitu pada saat Musrembangdes baru akan di sampaikan,” imbuhnya.

Terpisah, Bendahara Desa Ngofakiaha,  Darmi menjelaskan, laporan pertanggung jawaban tahap satu dan dua sudah dibuat, sedangkan tahap tiga kepala desa yang mengambil alih. “Untuk pencairan tahap tiga sudah di ambil ahli kepala desa dan tidak di berikan kepada saya, dengan alasan mau di bayarkan utang Desa. Jadi untuk pencairan tahap tiga belum ada pertanggung jawaban,” terangnya. (AA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here