Di Taliabu, Pemilih NIK Palsu Ikut Coblos

1
1626
Hakim MK saat Memeriksa ATb dan Form C7 KWK. (Ft: Fotografer MK, Gani)

JAKARTA, PilarMalut.id – Sidang pembuktian lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) dengan nomor perkara 36/GUB.XVI/2018, di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (05/09/2018), untuk pembukaan kotak suara di Kecamatan Taliabu Barat dan Kecamatan Sanana, ditemukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) palsu tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara.

Sejumlah pelanggaran yang di dalilkan pemohon pasangan calon KH. Abdul Ghani Kasuba dan Ir. Al Yasin Ali (AGK-YA) nomor urut 3 terbukti pada sidang pembuktian lanjutan, saat Hakim MK melakukan pembukaan kotak suara di dalam persidangan.

Baca JugaKecurangan di Sula dan Taliabu Modus Lama AHM

Terungkap NIK e-KTP ikut mencoblos, setelah hakim MK melakukan pemeriksaan Atb yakni Nanda Ulfia dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 82050044911011001 tidak bisa ditemukan, setelah dikroscek hakim MK melalui Portal Data Kependudukan Dirjen Dukcapil.

Selain Nanda Ulfa, hakim juga menemukan pemilih bernama Ahiruddin dengan NIK 8205841408011001 tidak ditemukan setelah di cek hakim MK.

“Nanti kita cek semua, Ini di kasus Taliabu memang kita temukan anak-anak di bawah umur, ya? Ini NIK juga tidak terdaftar, Kok bisa,” ujar Arief Hidayat. (Div).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here