Cegah Covid-19, Dinas PUPR Malut Sediakan Tempat Cuci Tangan di Pelabuhan Sofifi

0
21

SOFIFI, PilarMalut.id – Guna memutuskan mata rantai penyebaran corona virus (Covid-19), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SPAM Sofifi, menyediakan sarana untuk cuci tangan dengan sabun di sejumlah titik diantaranya di pintu masuk utama pelabuhan Speedboat Sofifi dan di kantor DINAS PUPR Malut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara Santrani Abusama mengatakan, dengan penyediaan fasilitas cuci tangan untuk umum tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat khususnya yang baru tiba untuk dapat langsung membersihkan diri guna mencegah tertularnya Covid-19.

“Saat ini baru terpasang dua unit, yaitu di pelabuhan speedboat Sofifi dan di kantor Dinas PUPR,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan penambahan sarana cuci tangan untuk umum dengan mempertimbangkan situasi dan perkembangan dari penyebaran virus tersebut. “Utamanya pada tempat umum seperti pasar dan pusat pertokoan di Sofifi,” katanya.

Ia menuturkan, SUPTD SPAM Sofifi sebagai penyelenggara penyediaan air bersih di Sofifi yang telah melayani 1.137 sambungan rumah atau kurang lebih 5.685 jiwa untuk wilayah sofifi dan sekitarnya berupa perkantoran pemerintah, TNI, POLRI dan perumahan PNS.

Sumber air yang digunakan kata Santrani, dengan memanfaatkan sungai Kayasa yang diolah pada pusat operasi Gosale dengan sistem Water Treatment Plant (WTP) berkapasitas produksi 15 liter per detik, Pusat Operasi Durian dengan sistem pemompaan kapasitas 10 liter per detik dan pusat operasi Ampera dengan sistem gravitasi langsung melalui saringan pasir lambat (SPL) kapasitas 15 liter per detik.

Mantan Kadis Perkim Malut ini menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan dan mendukung terlaksananya kegiatan STQ tahun 2021, pada tahun ini Dinas PUPR Provinsi Malut akan melakukan Optimalisasi SPAM Sofifi berupa tambahan Water Treatment Plant di Pusat Operasi Ampera dan penambahan jaringan distribusi perpipaan untuk wilayah-wilayah yang belum terlayani.

“Komitmen kami adalah untuk mewujudkan pengelolaan dan pelayanan air bersih yang berkualitas dengan 4 K yaitu Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas dan Keterjangkauan serta tercapainya penyelenggaraan air minum yang efektif dan efisien, untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih,” tutupnya. (div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here