Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman

Rupiah
Bulan
Metode transfer
Apply untuk pinjaman

Rate Bunga:

2.4 % setiap bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Minimal gaji 4 juta/ bulan

Usia:

Min Umur 21 tahun

Details

Rate Bunga:

Mulai dari 1.45% per bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Min 3 jt/ bulan penghasilan

Usia:

Usia Min 20 tahun

Details

Rate Bunga:

Bunga mulai dari 1.59% per bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Dari 2 juta/ bulan

Usia:

Umur 21 tahun

Details

Rate Bunga:

Bunga mulai dari 0.88% per bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Gaji minimal 2 juta/ bulan

Usia:

Berusia min 21 tahun

Details

Rate Bunga:

0.06% per hari

Pendapatan bulanan:

hingga Penghasilan minimum 3 jt per bulan

Usia:

Minimal Umur 21 tahun

Details

Rate Bunga:

Mulai dari 0.79% per bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Gaji minimal 2 juta/ bulan

Usia:

Minimal usia 21 tahun

Details

Rate Bunga:

Mulai dari 1.3% per bulan

Pendapatan bulanan:

hingga Minimum pendapatan 3 juta

Usia:

Batas usia pemohon dari 21 tahun

Details

Apa Itu UMKM dan Dampaknya Bagi Perekonomian Indonesia

Anda pasti sering mendengar istilah UMKM bukan? Ya benar sekali! Istilah UMKM sendiri sering digunakan pada pemberitaan. UMKM singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah. Singkatan ini merujuk pada usaha ekonomi produktif yang dimiliki oleh perorangan atau badan dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Jika Anda belum tahu, UMKM ini merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia loh! Hal ini karena kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh UMKM ini dapat mensejahterakan keluarga-keluarga di Indonesia. Dengan begitu perekonomian Indonesia akan selalu bergerak.

Apalagi di masa pandemi seperti ini. Banyak sekali orang yang kehilangan pekerjaan dan mata pencahariannya. Maka dari itu, sebagai solusi pemerintah giat memberikan bantuan bagi UMKM maupun orang yang baru saja ingin mendirikan UMKM. Walaupun termasuk usaha kecil menengah, pendapatan yang dihasilkan oleh UMKM ini tidak main-main loh. 

Contoh usaha mikro sendiri adalah usaha tani, peternak, nelayan, makanan dan minuman, kerajinan kayu rotan, dan masih banyak lagi. Untuk sektor makanan dan minuman sendiri, ini adalah usaha yang paling menjanjikan. Pasalnya makanan dan minuman dibutuhkan oleh semua orang. Apakah Anda tertarik untuk membangun UMKM sendiri? Cek caranya di bawah ini!

Cara Membangun UMKM Mulai Dari Nol Dengan Mudah dan Cepat

Setelah mengetahui pengertian UMKM di atas, Anda pasti jadi tertarik untuk mencoba untuk mendirikannya bukan? Pilihan yang bagus! Untuk Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan maupun membangun bisnis sendiri, UMKM memang jadi pilihan yang bagus. Untuk tahapannya sendiri, Anda bisa mengikuti beberapa cara berikut. 

Pertama, tentukan jenis produk yang akan Anda jual. Anda bisa menentukan jenis produk ini berdasarkan bidang yang Anda kuasai. Jika Anda menguasai teknik kerajinan tangan, Anda bisa menjual produk kerajinan tangan dari bahan apapun. Namun jika Anda lebih menguasai bahan makanan seperti kue, Anda bisa menjual produk kue.

Kedua, menentukan target pasar. Setelah mengetahui produk yang akan Anda jual, Anda harus mengetahui target pasar Anda. Hal ini yang kemudian akan menentukan tempat Anda memasarkan produk Anda. Jika produk Anda adalah makanan dan minuman dan targetnya adalah anak sekolahan maupun kuliahan, Anda bisa memilih tempat di sekitar sekolah maupun universitas. Dengan begitu produk yang Anda jual akan terjual dengan mudah. Terakhir, konsisten. Sebagai seorang pengusaha Anda harus konsisten. Konsisten ini dalam hal semangat, ambisi, kualitas produk, dan lainnya. Anda juga bisa cek UMKM lainnya sebagai referensi dan motivasi menjadi lebih sukses.

Keuntungan Membangun UMKM Sendiri Sejak Muda

Jadi setelah tahu mengenai singkatan UMKM dan beberapa contoh usahanya, Anda pasti jadi tertarik untuk membangun UMKM Anda sendiri bukan? Ide yang bagus! Mempunyai UMKM sendiri bisa membawa banyak sekali keuntungan bagi Anda. Keuntungan yang pastinya tidak bisa Anda dapatkan jika menjadi seorang pekerja atau pegawai di bawah lembaga dan perusahaan tertentu. Lantas apa saja keuntungan mempunyai UMKM sendiri? Adapun keuntungannya adalah sebagai berikut.

Pertama, jam kerja fleksibel. Dengan mempunyai UMKM sendiri, jam kerja yang Anda miliki akan sangat fleksibel. Anda tidak akan terbatas akan jam kerja 9 jam perhari atau bahkan 10 jam per harinya. Anda bisa menentukan jam kerja Anda sendiri. Contohnya jika Anda berjualan makanan dan minuman di sekolah. Anda hanya perlu mengikuti jam sekolah misal dari pukul 7 pagi hingga 12 siang atau pukul 8 pagi hingga 2 siang. Hal ini dilakukan untuk mengikuti target pasar Anda. 

Jadi jika anak sekolah sudah pulang, Anda juga bisa menutup jualan Anda dan mulai lagi besok. Kedua, tidak ada yang memerintah. Hal ini karena UMKM merupakan usaha yang Anda jalankan sendiri. Jadi Anda harus bisa memerintah dan menjalankan usaha sesuai dengan tujuan Anda. Dengan begitu Anda tidak akan mengalami perbedaan pendapat seperti yang sering terjadi di wilayah kerja perkantoran. Itulah beberapa keuntungan mempunyai dan membangun UMKM sendiri. Jadi sudah siap untuk mulai membangun UMKM milik Anda sendiri?