Anggap Enteng Instruksi Gubernur, Kadinkes tak Hadiri Rapat Dengan DPRD Malut

1
383
Anggota DPRD Provinsi Malut, Abdul Malik Sillia

SOFIFI, PilarMalut.id – Instruksi Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba, kepada seluruhkan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Malut, wajib menghadiri rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut, barupa paripurna maupun rapat teknis lainnya berkaitan program pemerintah rupanya dianggap enteng sebagian para pimpinan SKPD.

Pimpinan SKPD bahkan menganggap intruksi Gubernur hanya sebagai lelucun dan juga mereka memandang instruksi gubernur sebagai penghibur teliga mereka. Hal itu dibuktikan dengan ketidak hadiran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Malut, Idhar Sidi Umar, dalam rapat rapat evaluasi penyerapan anggaran tahun 2019 dan rencana anggaran tahun 2020 dengan Komisi IV DPRD Malut, yang dipusatkan di kantor DPRD Malut, Selasa (19/11/2019).

Ketidak Hadiran Kadinkes Malut membuat Komisi IV DPRD merasa sesal atas sikap tidak terpuji yang ditunjukkan Kadiskes Malut. “Padahal Gubernur Malut sudah sampaikan Kepala Dinas wajib hadiri undangan DPRD Malut, namun kenyataannya Kadis Kesehatan anggap enteng instruksi gubernur karena tidak hadiri rapat dengan komisi IV,” kata anggota Komisi IV DPRD Malut Abdul Malik Sillia kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

Politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Malut ini menjelaskan, rapat komisi dengan mitra kerja sangat penting, karena dalam rapat dibahas selain evaluasi penyerapan anggaran 2019, juga rencana anggaran kegiatan tahun 2020. ”Hasil koordinasi staf dewan dengan Kadis Kesehatan, beliau katanya berada di luar daerah sehingga tidak hadir,” katanya.

Malik menegaskan, jika dalam rapat evaluasi diwakilli staf dinas Kesehatan Malut, dirinya tidak segan-segan mengusir mereka dari ruang rapat komisi. ”ini rapat evaluasi penyerapan anggaran dan rencana anggaran 2020, jadi harus Kadis yang hadir, kalau diwakili kami akan usir,” tandasnya. (Div).

1 KOMENTAR

  1. Kesehatan malut banyak masalah. diantara RSJ sampai skrang tidak ada realisasi penangan pasien Sakit jiwa.

    RS sofifi belum terakrwditasi.

    tidak ada ril data kesehatan. Kadis Hanya Banyak Jalan keluar daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here