5.000 Pekerja Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Malut Terkena Dampak Covid-19

0
171
Sekprov Malut, Samsudin A Kadir.

TERNATE, pilarmalut.id – Selama pandemi Corona Virus (Covid-19), dunia usaha di sektor pariwisata mengalami pelemahan, hingga berdampak pada banyak hal salah satunya tenaga kerja yang dirumahkan (unpaid leave), bahkan di PHK.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir menegaskan, sektor pariwisata sangat terasa dari dampak ekonomi sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia termasuk Maluku Utara.

Saat ini di Maluku Utara kata dia, hampir 5.000 pekerja Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkena dampak pandemi Covid-19. Untuk itu lanjut Samsuddin, pemda Malut terus berupaya untuk merancang pembenahan dan pemulihan industri kreatif dan pariwisata.

“Industri Pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor paling terdampak wabah corona (Covid-19), banyak hotel sepih begitu juga objek wisata tak lagi dapat kunjungan,” tuturnya ketika menghadiri pemberian bantuan kepada pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Maluku Utara, di Media Center Posko Covid-19 Sahid Hotel, Minggu (27/06/2020).

Ia menjelaskan, dengan adanya bantuan paket bahan pokok lauk pauk siap saji (Balasa) dari Kementerian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), bentuk kehadiran pemerintah dalam ikut membangun perekenomian masyarakat.

Sebelumnya Pemda Malut telah memberikan bantuan bagi pekerja pada sektor tersebut, akan tetapi masih belum menyentuh seluruhnya. Termasuk jumlahnya mungkin dirasakan nilainya belum terlalu besar, akan tetapi dapat membantu.

“Sebelumnya kita sudah membantu sebagian, dan saat ini melalui bantuan Kemenparekraf bagi 3.700 pekerja. Berarti masih tersisa 600 lagi nantinya akan kita bantu biar tidak ada yang tertinggal,” tutur Samsuddin.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara, Tahmid Wahab menjelaskan, bantuan paket yang diberikan dari Kemenparekraf sebanyak 3.607 paket dalam bentuk bahan lauk pauk siap saji.

“Bantuan tersebut langsung disalurkan ke masing-masing Dinas Pariwisata kabupaten dan kota untuk diteruskan ke mereka yang berhak menerimanya,” terangnya. (div).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here